3 Calon Pengganti Raja Salman Jika Meninggal Dunia

Sabtu, 13 Mei 2023 - 21:03 WIB
loading...
3 Calon Pengganti Raja...
Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi. Penerus takhtanya adalah putranya sendiri, Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi sepanjang masa kepemimpinannya telah menunjuk tiga kandidat pangeran yang nantinya akan menggantikan dirinya apabila meninggal dunia.

Dalam sistem penerus kekuasaan di Arab Saudi, seorang raja bebas untuk menentukan siapa yang akan menjadi penerusnya, asalkan masih dalam satu keturunan.

Sehingga bisa saja seorang pangeran yang dipilih merupakan keponakan atau adik kandung dari raja itu sendiri. Hal ini telah terjadi di masa kepemimpinan Raja Saud bin Abdulaziz.

Ketika Saud bin Abdulaziz wafat, penggantinya bukanlah anak laki-lakinya, melainkan saudara laki-lakinya, yakni Pangeran Faisal bin Abdulaziz.

Sejak saat itu, pergantian kekuasaan di Arab Saudi mulai diturunkan ke saudara laki-laki dan bukan ke anak mereka. Namun hal tersebut kemungkinan besar akan terhenti di masa Raja Salman.

Baca Juga: Arab Saudi Hukum Mati 3 Warga Penentang Proyek Kota Membelah Gurun Mohammed bin Salman


3 Calon Pengganti Raja Salman


Pada kepemimpinan Raja Salman ini, dirinya telah memberikan gelar putra mahkota kepada tiga kandidat.


1. Mansour bin Muqrin


Pada Januari 2015, Raja Salman pernah menjadikan keponakannya, yaitu Pangeran Mansour bin Muqrin sebagai putra mahkota. Menurut The Guardian, saat itu kondisi kesehatan Raja Salman tengah memburuk.

Pangeran Mansour bin Muqrin adalah putra dari mantan Putra Mahkota Muqrin bin Abdulaziz al-Saud—saudara dari Raja Salman.

Belum setahun menyandang gelar sebagai putra mahkota, tepatnya pada April 2015, posisi Muqrin dicopot dengan alasan yang sampai saat ini masih belum dipublikasikan.

Sampai pada tahun 2017 lalu, pangeran senior Arab Saudi ini dinyatakan tewas dalam kecelakaan helikopter. Kendaraan yang ditumpanginya jatuh di dekat perbatasan Yaman.


2. Mohammed bin Nayef


Setelah posisi putra mahkota pada Pangeran Muqrin dicopot, Raja Salman menunjuk penerus berikutnya yaitu keponakannya yang lain, Mohammed bin Nayef, pada 2015.

Sayangnya kedudukan putra mahkota ini hanya bertahan selama 2 tahun, setelah pada 2017 Raja Salman lebih memilih anaknya sendiri yaitu Pangeran Mohammed bin Salman sebagai putra mahkota.

Sejumlah alasan pun dituduhkan kepada Pangeran Mohammed bin Nayef kala itu, supaya namanya jatuh. Mulai dari tudingan kecanduan narkoba, mengangkat isu penolakan embargo Qatar, korupsi, hingga dituding akan melakukan kudeta.


3. Mohammed bin Salman


Penunjukkan Pangeran Mohammed bin Salman atau MBS sebagai putra mahkota ini sekaligus membuat sistem yang telah terbangun mengalami perubahan. Lantaran sejak kepemimpinan Raja Saud bin Abdulaziz, belum ada raja yang menurunkan kekuasaan pada anaknya sendiri.

Dilansir dari Business Insider, ketika MBS menjadi putra mahkota pada 2017, beberapa bangsawan Saudi khawatir bahwa takhta akan mulai diwariskan dalam garis suksesi keturunan, daripada yang telah melayani negara dengan baik sejauh ini.

Namun sepanjang masa baktinya sebagai putra mahkota, MBS memang kerap tampil mencolok dengan berbagai kebijakan revolusioner yang dibuatnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Berita Terkini
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved