Korban Tewas Sekte Mati Kelaparan untuk Bertemu Yesus Menjadi 179 Orang
Sabtu, 13 Mei 2023 - 15:57 WIB
loading...
A
A
A
Hujan lebat telah menghentikan operasi pencarian dan penggalian minggu lalu dengan upaya dilanjutkan pada hari Selasa.
Onyancha, seperti dikutip AFP, Sabtu (13/5/2023), mengatakan sekitar 25 orang—termasuk Mackenzie dan "geng penegak" yang bertugas memastikan bahwa tidak ada yang berbuka puasa atau meninggalkan tempat persembunyian di hutan hidup-hidup—tetap berada dalam tahanan polisi.
Mackenzie belum diminta untuk mengajukan pembelaan tetapi pengadilan memerintahkan pada hari Rabu bahwa dia ditahan selama tiga minggu lagi sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut atas apa yang disebut sebagai "Pembantaian Hutan Shakahola".
Mackenzie (50), pendiri Good News International Church (Gereja Internasional Kabar Baik), menyerahkan diri pada 14 April setelah polisi yang bertindak berdasarkan informasi pertama kali memasuki hutan Shakahola.
Sementara kelaparan tampaknya menjadi penyebab utama kematian, beberapa korban—termasuk anak-anak—dicekik, dipukuli atau mati lemas. Itu menurut kepala ahli patologi pemerintah Johansen Oduor.
Onyancha, seperti dikutip AFP, Sabtu (13/5/2023), mengatakan sekitar 25 orang—termasuk Mackenzie dan "geng penegak" yang bertugas memastikan bahwa tidak ada yang berbuka puasa atau meninggalkan tempat persembunyian di hutan hidup-hidup—tetap berada dalam tahanan polisi.
Mackenzie belum diminta untuk mengajukan pembelaan tetapi pengadilan memerintahkan pada hari Rabu bahwa dia ditahan selama tiga minggu lagi sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut atas apa yang disebut sebagai "Pembantaian Hutan Shakahola".
Mackenzie (50), pendiri Good News International Church (Gereja Internasional Kabar Baik), menyerahkan diri pada 14 April setelah polisi yang bertindak berdasarkan informasi pertama kali memasuki hutan Shakahola.
Sementara kelaparan tampaknya menjadi penyebab utama kematian, beberapa korban—termasuk anak-anak—dicekik, dipukuli atau mati lemas. Itu menurut kepala ahli patologi pemerintah Johansen Oduor.
Lihat Juga :