Kabar Gembira! Jelang Pemilu, Gaji PNS Naik 45% di Negeri Ini

Rabu, 10 Mei 2023 - 10:19 WIB
loading...
Kabar Gembira! Jelang...
Presiden Turki dan Pemimpin Partai Keadilan dan Pembangunan (AK), Recep Tayyip Erdogan berpidato saat kampanye pemilu di Kayseri, Turki, 6 Mei 2023. Foto/Sercan Kucuksahin/Anadolu Agency
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan kenaikan gaji 45% untuk pegawai negeri sipil (PNS). Pengumuman ini hanya beberapa hari menjelang pemilihan umum 14 Mei, di mana dia menginginkan masa jabatan ketiga di pos teratas negeri itu.

“Pemerintah akan memastikan tidak ada yang hancur oleh inflasi,” ujar Erdogan setelah pertemuan dengan menteri tenaga kerja dan jaminan sosial di Ankara pada Selasa (9/5/2023).

“Kami menaikkan upah sebesar 45%, termasuk bagian kesejahteraan, sehingga meningkatkan upah minimum pekerja publik menjadi 15.000 lira Turki (sekitar USD770),” papar dia.

Keputusan itu akan memengaruhi pembayaran yang diterima sekitar 700.000 orang tahun ini dan 2024, menurut presiden.

“Saat Turki tumbuh dan berkembang, kita berbagi kekayaan yang dihasilkan dengan setiap anggota negara kami,” ungkap dia.

Baca juga: Perang Rusia dan Ukraina adalah Konflik 2 Vladimir, Apa Arti Nama Keduanya?

Erdogan bersumpah untuk terus bekerja lebih jauh dalam meningkatkan upah minimum pegawai negeri dan menaikkan pensiun.

Dia juga berterima kasih kepada para penyelamat dan pegawai negeri lainnya yang terlibat dalam menangani dampak gempa bumi dahsyat yang menewaskan lebih dari 50.000 orang di Turki pada awal Februari.

Gempa tersebut, yang mengungkapkan kekurangan besar dalam industri konstruksi dan standar bangunan negara, bersama dengan inflasi yang tinggi, diyakini menjadi salah satu alasan utama mengapa Erdogan bukan favorit yang jelas menjelang pemilu pada Minggu.

Jajak pendapat yang dilakukan Institut Ankara pada Maret menunjukkan kurang dari 40% dari mereka yang disurvei merasa puas dengan cara pemerintah menangani gempa.

Inflasi di Turki telah menurun selama enam bulan terakhir tetapi masih tetap tinggi. Indeks harga konsumen (CPI) mencapai 43,68% bulan lalu, hampir setengahnya sejak puncak 85,51% Oktober lalu.

Menurut berbagai jajak pendapat yang dilakukan selama beberapa pekan terakhir, Erdogan telah tertinggal di belakang pemimpin oposisi Turki Kemal Kilicdaroglu dengan beberapa poin.

Erdogan tetap berkuasa dalam beberapa jabatan selama dua dekade terakhir.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Berita Terkini
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Protes Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved