7 Negara dengan Angka Kelahiran Tertinggi, Seluruhnya dari Afrika

Jum'at, 05 Mei 2023 - 14:35 WIB
loading...
7 Negara dengan Angka...
Negara Afrika memiliki angka kelahiran yang tinggi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ungkapan banyak anak banyak rezeki tampaknya tidak hanya berlaku di Indonesia tetapi juga di sejumlah negara. Negara-negara tersebut tecatat memiliki angka kelahiran yang tinggi.

Tingkat kelahiran adalah jumlah kelahiran hidup per 1.000 orang dalam suatu populasi selama periode waktu tertentu, biasanya satu tahun. Ini terkait erat dengan tingkat kesuburan total, yang melacak jumlah rata-rata anak yang dilahirkan oleh wanita di suatu negara selama masa subur mereka.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa negara-negara yang memiliki masalah ekonomi, kerusuhan politik, dan ketidakpastian seringkali memiliki tingkat kesuburan tertinggi.

Berikut adalah 7 negara dengan angka kelahiran tertinggi

1. Niger

Niger adalah salah satu negara terbesar di Afrika dan populasinya terus bertambah. Pada 2019, Niger memiliki salah satu tingkat kesuburan tertinggi di dunia dengan rata-rata 6,8 kelahiran per wanita.

Secara budaya, perkawinan anak merupakan faktor utama di Niger. PBB melaporkan bahwa Niger memiliki tingkat prevalensi pernikahan anak tertinggi di dunia menurut UNICEF, dengan 76 persen anak perempuan menikah sebelum usia 18 tahun dan 28 persen menikah sebelum mereka berusia 15 tahun.

Ini mengakibatkan anak perempuan di negara itu harus mengubur mimpi untuk mendapatkan pendidikan tinggi karena menikah dini.

2. Angola

Menurut The World Factbook, Angola saat ini memiliki tingkat kesuburan tertinggi kedua di dunia dengan 5,8 anak yang lahir per wanita.

Sayangnya sejarah Angola adalah salah satu perang, yang mengakibatkan infrastruktur yang tidak stabil untuk mendukung penduduknya.

Ada kekurangan informasi kesehatan masyarakat terutama pada topik seperti kontrasepsi dan keluarga berencana, dan tingginya angka kematian ibu dan anak.

3. Benin

Tingkat kesuburan Benin cukup tinggi yaitu 4,87 kelahiran per wanita. Namun angka ini menurun selama lima tahun terakhir dari 5,22 kelahiran per perempuan.

4. Mali

Mali juga diganggu oleh faktor-faktor seperti kemiskinan, rendahnya tingkat penggunaan kontrasepsi dan kurangnya pendidikan kesehatan seksual. Gabungan faktor-faktor ini telah menyebabkan tingkat kesuburan yang tinggi yaitu 5,5 anak yang lahir per wanita.

5. Uganda

Tingkat pertumbuhan populasi di Ugandan saat ini 3,34% dengan tingkat pertumbuhan tetap sekitar 3% selama beberapa dekade. Ini sangat dipengaruhi oleh tingkat kesuburan negara ini yang tercatat sebesar 4,78 kelahiran per wanita.

Pertumbuhan populasi yang cepat di Uganda memprihatinkan. Masalah yang dikutip antara lain urbanisasi yang cepat, pengelolaan limbah yang buruk, kemiskinan yang tinggi, pengangguran, degradasi lingkungan, dan infrastruktur yang tidak memadai.

6. Chad

Kerusuhan sipil dan ketidakstabilan politik sayangnya menyebabkan kurangnya investasi dan akses ke kesehatan publik dan seksual di Chad. Faktor-faktor ini telah menyebabkan populasi yang sebagian besar tidak tahu apa-apa tentang topik ini dan telah menghasilkan tingkat kesuburan yang tinggi di seluruh negeri — The World Factbook memperkirakan bahwa 5,5 anak dilahirkan per wanita di Chad.

7. Republik Demokratik Kongo

Kongo mencatat 5,6 kelahiran per wanita. Mitos, kesalahpahaman dan masalah akses seputar kontrasepsi berlaku dan menghalangi perempuan untuk mengaksesnya atau menghadapi stigma dan kritik keras jika mereka melakukannya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
Mali Kacau! Separatis...
Mali Kacau! Separatis Serang Basis Militer Seluruh Negeri, Menhan Camara Tewas
Memalak Rp17 Triliun...
Memalak Rp17 Triliun dan Wanita Tercantik Turki sebagai Istri, Siapa Sosok Jenderal Uganda Ini?
Lagi, Jenderal Uganda...
Lagi, Jenderal Uganda Janji Kerahkan 100.000 Tentara Bela Israel dan 500.000 Pemuda untuk Rebut Teheran
Pro-Zionis, Jenderal...
Pro-Zionis, Jenderal Tertinggi Uganda Sesumbar Gabung Perang Jika Israel Dikalahkan Iran
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved