Ukraina Akan Nekat Serang Balik Pasukan Rusia Tanpa Jet Tempur F-16 AS
Senin, 01 Mei 2023 - 05:56 WIB
loading...
A
A
A
"Tetapi untuk menenangkan (perang atas) Rusia dengan fakta bahwa kami masih membutuhkan beberapa bulan untuk berlatih pada pesawat dan baru kemudian kami akan memulai (serangan balasan). Tidak, ini tidak akan terjadi. Kami akan mulai dan maju, sementara pada saat yang sama Sekaligus, saya kira ini sangat penting (menerima pesawat tempur Barat)," ujarnya.
Saat berbicara kepada wartawan Skandinavia di Kiev, Zelensky mengatakan bahwa ada negara yang memiliki F-16 dan pesawat jenis Barat lainnya yang siap membantu Ukraina.
"Kami mampu mengakhiri perang ini. Namun, tidak semuanya akan terjadi sekaligus besok. Kami membutuhkan waktu untuk berlatih, tetapi kami memiliki pemahaman bagaimana melakukan ini lebih cepat, dan kami memahami logistik di baliknya. Dan Yang terpenting, saat ini ada negara-negara yang memiliki F-16 atau pesawat jenis Barat lainnya yang mau, dan siap membantu kami,” paparnya, tanpa menyebut negara yang dimaksud.
Angkatan udara Ukraina saat ini hanya memiliki pesawat tempur era Soviet.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg ditekankan tentang hal ini oleh Zelensky pada pertemuan yang diadakan di Kiev pada 20 April dan mengatakan bahwa aliansi militer tersebut perlu membuka pintunya untuk keanggotaan Ukraina.
Saat berbicara kepada wartawan Skandinavia di Kiev, Zelensky mengatakan bahwa ada negara yang memiliki F-16 dan pesawat jenis Barat lainnya yang siap membantu Ukraina.
"Kami mampu mengakhiri perang ini. Namun, tidak semuanya akan terjadi sekaligus besok. Kami membutuhkan waktu untuk berlatih, tetapi kami memiliki pemahaman bagaimana melakukan ini lebih cepat, dan kami memahami logistik di baliknya. Dan Yang terpenting, saat ini ada negara-negara yang memiliki F-16 atau pesawat jenis Barat lainnya yang mau, dan siap membantu kami,” paparnya, tanpa menyebut negara yang dimaksud.
Angkatan udara Ukraina saat ini hanya memiliki pesawat tempur era Soviet.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg ditekankan tentang hal ini oleh Zelensky pada pertemuan yang diadakan di Kiev pada 20 April dan mengatakan bahwa aliansi militer tersebut perlu membuka pintunya untuk keanggotaan Ukraina.
Lihat Juga :