Tradisi Khas Bulan Ramadan di Berbagai Negara

Jum'at, 24 Maret 2023 - 21:11 WIB
loading...
Tradisi Khas Bulan Ramadan...
Ada tradisi khas di berbagai negara dalam menyemarakkan bulan Ramadan. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Ada tradisi khas bulan Ramadan yang menari di berbagai negara. Saat ini, masyarakat muslim di dunia tengah menjalankan puasa Ramadan.

Di setiap negara yang merayakan Ramadan memiliki tradisi khas masing-masing. Berikut ulasannya.

Mesir

Warga Mesir menyambut Ramadan dengan fanous, yaitu lentera warna-warni yang melambangkan persatuan serta kegembiraan selama bulan suci Ramadan.

Baca Juga: Semarak Ramadan, Lampu Bernuansa Islami Hiasi Jalanan London

Meski tradisi ini lebih bersifat budaya daripada agama, menyalakan lentera berkaitan erat dengan bulan suci Ramadan mempunyai makna spiritual. Tradisi tersebut berawal dari zaman dinasti Fatimiyah.

Saat ini, fanous diintegrasikan dalam tradisi lokal lainnya. Contohnya, saat bulan suci Ramadan, anak-anak berjalan dengan membawa fanous, bernyanyi, sambil meminta hadiah serta permen.

Lebanon

Meriam ditembakkan setiap hari selama bulan Ramadan untuk menandakan waktu berbuka puasa. Tradisi tersebut biasa dikenal Midfa Al Iftar, yang pertama kali dipercaya dilakukan di Mesir, lebih dari 200 tahun yang lalu.

Praktik tersebut pun menyebar ke banyak negara termasuk Lebanon. Di Lebanon, meriam digunakan oleh Kekaisaran Ottoman untuk menandakan buka puasa di seluruh negeri.
Pada 1983, tradisi itu sempat dikhawatirkan hilang. Namun tradisi dapat berhasil dihidupkan kembali oleh tentara Lebanon.

Pakistan

Pada bulan Ramadan, masyarakat Pakistan menyajikan minuman herbal rasa mawar serta camilan gorengan seperti samosa serta pakora.

Selain itu, masyarakat Pakistan juga memiliki tradisi Chaand Raat, yang menandai akhir Ramadan serta awal Idul Fitri. Pada perayaan ini, para perempuan Pakistan membeli aksesori warna-warni seperti gelang, hingga membeli inai.

Turki

Masyarakat Turki yang sahur pada bulan Ramadan akan dibangunkan oleh para penabuh drum yang menggunakan pakaian tradisional Ottoman. Tradisi tersebut sudah dilakukan sejak zaman Kekaisaran Ottoman. Para penabuh menggunakan rompi dan fez yang dihiasi dengan motif tradisional.

Irak

Setelah berbuka puasa, masyarakat Irak berkumpul untuk melakukan permainan tradisional yang disebut Mheibes. Permainan tersebut melibatkan dua kelompok laki-laki yang semuanya bergiliran untuk menyembunyikan mihbes atau cincin.

Maroko

Maroko juga mempunyai jam alarm manusia yang disebut Nafars. Diketahui, Nafars mempunyai tanggung jawab untuk membangun masyarakat untuk sahur.

Pada malam terakhir Ramadan, mereka pun diberi imbalan atas pelayanan tersebut. Para Nafars menggunakan pakaian tradisional Maroko dan mereka melantukan doa hingga lagu di sepanjang jalan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
100.000 Orang Salat...
100.000 Orang Salat Jumat Kedua Ramadan di Masjid Al-Aqsa meski Dibatasi Israel
Tak Peduli Ramadan,...
Tak Peduli Ramadan, 2 Negara Islam Ini Kembali Saling Serang
Hendak Salat Maghrib,...
Hendak Salat Maghrib, Imam di AS Ditembaki Pria Bertopeng
Teror Warga saat Ramadan,...
Teror Warga saat Ramadan, Pemukim Israel Rusak dan Bakar Masjid di Tepi Barat
Mengapa Zulhijjah Termasuk...
Mengapa Zulhijjah Termasuk Bulan Haram? Begini Penjelasannya
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Cut Meyriska dan Roger...
Cut Meyriska dan Roger Danuarta Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Imbas Kasus Hanania Travel
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Berita Terkini
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved