Pertama Kali, Sejuta Orang di Dunia Terinfeksi Covid-19 dalam 100 Jam
Sabtu, 18 Juli 2020 - 08:55 WIB
loading...
A
A
A
Negara-negara lain yang sangat terpukul telah "meratakan kurva" dan mengurangi pembatasan terkait upaya menghambat penyebaran virus. Beberapa kota seperti Barcelona dan Melbourne telah menerapkan putaran kedua penutupan atau lokal.
Menurut Organisasi Dunia (WHO), jumlah kasus Covid-19 secara global saat ini sudah sekitar tiga kali lipat dari jumlah kasus influenza yang dicatat setiap tahun.
Pandemi Covid-19 telah menyebabkan kematian lebih dari 590.000 orang dalam hampir tujuh bulan. Kematian pertama dilaporkan pada 10 Januari di Wuhan, China sebelum infeksi dan kematian kemudian melonjak di Eropa dan kemudian di Amerika Serikat.
Penghitungan Reuters, yang didasarkan pada laporan pemerintah, menunjukkan penyebaran penyakit merupakan yang tercepat di Amerika Serikat. Negara itu melaporkan 3.641.355 kasus infeksi Covid-19, yang merupakan lebih dari setengah jumlah kasus infeksi dunia. Jumlah kematian di AS yang terkait Covid-19 juga tercatat yang terbanyak di dunia, yakni 139.175 jiwa.
Di Brasil, lebih dari 2 juta orang dinyatakan positif termasuk Presiden Jair Bolsonaro, dan lebih dari 76.000 orang telah meninggal.
Menurut Organisasi Dunia (WHO), jumlah kasus Covid-19 secara global saat ini sudah sekitar tiga kali lipat dari jumlah kasus influenza yang dicatat setiap tahun.
Pandemi Covid-19 telah menyebabkan kematian lebih dari 590.000 orang dalam hampir tujuh bulan. Kematian pertama dilaporkan pada 10 Januari di Wuhan, China sebelum infeksi dan kematian kemudian melonjak di Eropa dan kemudian di Amerika Serikat.
Penghitungan Reuters, yang didasarkan pada laporan pemerintah, menunjukkan penyebaran penyakit merupakan yang tercepat di Amerika Serikat. Negara itu melaporkan 3.641.355 kasus infeksi Covid-19, yang merupakan lebih dari setengah jumlah kasus infeksi dunia. Jumlah kematian di AS yang terkait Covid-19 juga tercatat yang terbanyak di dunia, yakni 139.175 jiwa.
Di Brasil, lebih dari 2 juta orang dinyatakan positif termasuk Presiden Jair Bolsonaro, dan lebih dari 76.000 orang telah meninggal.
Lihat Juga :