Akibat Pandemi Covid-19, Sebanyak 265 Juta Orang Terancam Kelaparan

Sabtu, 18 Juli 2020 - 07:02 WIB
loading...
A A A
Kasus aktif di India tercatat sepertiga dari jumlah keseluruhan. Namun, negara itu melaporkan rata-rata pasien sembuh cukup tinggi dan rata-rata kematian yang rendah. Bagaimanapun, dengan 25.602 orang yang meninggal dunia, India menduduki urutan delapan dalam daftar negara-negara di dunia dengan kasus kematian terbanyak.

Negara Bagian Maharashtra tetap menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yaitu lebih dari 280.000 kasus. Adapun dua negara bagian di selatan–Karnataka dan Andhra Pradesh– serta dua negara di timur–Bihar, WestBengal–mencatat peningkatan kasus harian. Meski India mencatat kasus Covid-19 yang pertama pada akhir Januari, perkembangan pandemi di sana berjalan perlahan pada awalnya. Pada Maret, saat India memberlakukan karantina wilayah, kasus virus corona mencapai 500 kasus. (Lihat videonya: Pemulung Bawa Uang Rp7 Juta Hasil Jual Bansos Covid-19)

Para pakar meyakini keputusan pemerintah yang menghentikan semua penerbangan internasional dan menerapkan karantina wilayah merupakan keputusan kunci yang memperlambat penambahan kasus. Namun, ketika lockdown dicabut pada 8 Juni, kasus-kasus positif meningkat pesat.

Jika dibandingkan dengan total populasi India yang mencapai 1,3 miliar orang, satu juta orang yang terinfeksi memang relatif rendah. Para pakar epidemiologi menyatakan, puncak kasus corona di India mencapai puncak dalam beberapa bulan mendatang.

“Dalam beberapa bulan mendatang, kita akan melihat lebih banyak kasus. Itu adalah kemajuan alamiah dari pandemi,” kata Giridhar Babu, seorang pakar epidemiologi dari lembaga nirlaba di India, Public Health Foundation. “Ketika kasus terus bertambah, tujuan utamanya adalah menurunkan tingkat kematian.” (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
Januari 2025, Tercatat...
Januari 2025, Tercatat 146,5 Juta Orang Indonesia Memakai Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved