Puluhan Ribu Dokter Muda di Inggris Mogok Kerja 3 Hari

Selasa, 14 Maret 2023 - 05:00 WIB
loading...
Puluhan Ribu Dokter...
Puluhan Ribu Dokter Muda di Inggris Mogok Kerja 3 Hari. FOTO/Reuters
A A A
BIRMINGHAM - Puluhan ribu dokter junior di Inggris telah memulai pemogokan tiga hari pada Senin (13/3/2023). Pemogokan ini dipicu masalah gaji dan kondisi kerja. Para dokter telah mulai membentuk garis piket di luar rumah sakit di seluruh negeri.

Seperti dilaporkan Anadolu Agency, British Medical Association (BMA), sebuah asosiasi dan serikat pekerja yang mewakili dan bernegosiasi atas nama semua dokter di Inggris, telah berkampanye untuk kenaikan gaji selama berbulan-bulan di negara yang sangat terpukul oleh krisis biaya hidup.

Baca juga: Pemogokan Perawat dan Kru Ambulans Bebani Sistem Kesehatan Inggris

Namun, negosiasi antara serikat pekerja dan pemerintah belum menghasilkan kesepakatan. Pembicaraan akan berlanjut minggu ini, dengan harapan terobosan dalam sengketa gaji yang sudah berlangsung lama.

Sebelum dimulainya aksi industri, BMA meluncurkan kampanye iklan yang mengatakan bahwa dokter junior dapat memperoleh lebih banyak dengan menyajikan kopi di jaringan kafe, Pret a Manger.

"Pret a Manger telah mengumumkan akan membayar hingga £14,10 ($17) per jam. Seorang dokter junior hanya menghasilkan £14,09. Berkat pemerintah ini, Anda dapat menghasilkan lebih banyak kopi daripada menyelamatkan pasien. Minggu ini, dokter junior akan melakukan aksi mogok jadi mereka dibayar sesuai nilainya," kata BMA.

Dikatakan dokter junior di Inggris telah mengalami pemotongan 26,1% jangka waktu nyata untuk gaji mereka sejak 2008/09 dan berkampanye untuk pemulihan gaji.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Tips Redakan Nyeri Kepala...
Tips Redakan Nyeri Kepala Nyut-nyutan dari Dokter, Sederhana Pakai Bola Tenis
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Hinaan Rasis terhadap...
Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay
Rekomendasi
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Dugaan Kekerasan...
Kasus Dugaan Kekerasan ART Erin Wartia Naik Penyidikan, Rieke Diah Pitaloka Ikut Mengawal
Babak Baru Kasus Dugaan...
Babak Baru Kasus Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Wartia, Herawati Bawa Bukti ke Polisi
Berita Terkini
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved