Zelensky: Ukraina Habisi Lebih dari 1.100 Tentara Rusia di Bakhmut
Senin, 13 Maret 2023 - 13:52 WIB
loading...
Presiden Volodymyr Zelensy klaim pasukan Ukraina telah membunuh lebih dari 1.100 tentara Rusia dalam pertempuran di Bakhmut. Foto/Maxar Technology via REUTERS
A
A
A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Kiev telah membunuh lebih dari 1.100 tentara Rusia dalam pertempuran beberapa hari terakhir di Bakhmut.
“Dalam waktu kurang dari seminggu, mulai dari 6 Maret, kami berhasil membunuh lebih dari 1.100 tentara musuh di sektor Bakhmut saja," kata Zelensky, seperti dikutip Reuters, Senin (13/3/2023).
"Kekalahan Rusia yang tidak dapat diubah, di sana, dekat Bakhmut," lanjut Zelensky dalam pidato video semalam.
Dia mengatakan sekitar 1.500 tentara Rusia lainnya menderita luka-luka sehingga mereka tidak dapat melakukan tindakan lebih lanjut.
Baca Juga: Viral! Rusia Eksekusi Tentara Ukraina dengan Diberondong Peluru, Ini Sosoknya
Sementara itu, Rusia mengeklaim pasukannya telah membunuh 220 tentara Ukraina dalam 24 jam.
Kementerian Pertahanan setempat mengatakan pasukan Moskow sedang melakukan operasi militer lebih lanjut di wilayah Donetsk yang, bersama dengan wilayah Luhansk yang berdekatan, membentuk Donbas.
“Dalam waktu kurang dari seminggu, mulai dari 6 Maret, kami berhasil membunuh lebih dari 1.100 tentara musuh di sektor Bakhmut saja," kata Zelensky, seperti dikutip Reuters, Senin (13/3/2023).
"Kekalahan Rusia yang tidak dapat diubah, di sana, dekat Bakhmut," lanjut Zelensky dalam pidato video semalam.
Dia mengatakan sekitar 1.500 tentara Rusia lainnya menderita luka-luka sehingga mereka tidak dapat melakukan tindakan lebih lanjut.
Baca Juga: Viral! Rusia Eksekusi Tentara Ukraina dengan Diberondong Peluru, Ini Sosoknya
Sementara itu, Rusia mengeklaim pasukannya telah membunuh 220 tentara Ukraina dalam 24 jam.
Kementerian Pertahanan setempat mengatakan pasukan Moskow sedang melakukan operasi militer lebih lanjut di wilayah Donetsk yang, bersama dengan wilayah Luhansk yang berdekatan, membentuk Donbas.
Lihat Juga :