Bahaya Bom Cluster MK-20 Amerika Serikat yang Diminta Ukraina

Kamis, 09 Maret 2023 - 10:00 WIB
loading...
Bahaya Bom Cluster MK-20...
Bom cluster MK-20 di pesawat A-7 Corsair II. Foto/Wikimedia Commons
A A A
WASHINGTON - Ukraina meminta bom cluster MK-20 kepada Amerika Serikat (AS). Permintaan senjata tersebut diajukan Rusia untuk melawan Rusia di medan perang.

Komite Angkatan Bersenjata DPR Amerika Serikat mengatakan pejabat Ukraina mendesak anggota parlemen Amerika Serikat di Konferensi Keamanan Munich pada Februari 2023.

Ukraina berharap supaya permintaan tersebut segera diteruskan ke Gedung Putih. MK-20 yang juga dikenal dengan CBU 100 ini mempunyai sejumlah bahaya.

Berikut bahaya bom cluster mk-20 Amerika Serikat yang diminta Ukraina

1. Dilarang oleh Lebih dari 120 Negara

Senjata cluster dilarang penggunaannya oleh lebih dari 120 negara. Bom cluster ini di dalamya banyak bom kecil. Bom tersebut akan menyebar saat dilepaskan dari udara.

Diketahui, Ukraina meminta Amerika Serikat untuk mengirim bom cluster MK-20. Dalam pengoperasiannya, MK-20 dilepaskan dari udara. Selain itu, MK-20 berisi lebih dari 240 subamunisi seperti anak panah atau bom kecil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Irjen Pol Pipit Rismanto Segera Dilantik Jadi Kapolda Jabar
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
Berita Terkini
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved