Pilot Jet Tempur Pasukan Elite Israel Mogok Latihan, Protes Reformasi Peradilan

Rabu, 08 Maret 2023 - 07:33 WIB
loading...
Pilot Jet Tempur Pasukan...
Jet tempur F15 Israel lepas landas selama latihan udara internasional bersama di pangkalan udara militer Uvda di Israel selatan. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Skuadron jet tempur elite Angkatan Udara Israel menjadi berita utama di negara Yahudi itu setelah pilotnya mengumumkan mereka memboikot latihan rutin.

Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketidakpuasan atas reformasi peradilan yang direncanakan pemerintah Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu.

Sebanyak 37 dari 40 pilot cadangan yang bertugas di skuadron tempur ke-69 mengatakan Minggu (5/3/2023) lalu bahwa mereka akan memboikot sesi pelatihan pada Rabu (8/3/2023) sebagai solidaritas dengan pengunjuk rasa anti-reformasi peradilan.

Reformasi peradilan tersebut, yang memicu protes besar-besaran di Israel, akan memungkinkan pemerintah mengontrol penunjukan hakim, termasuk hakim Mahkamah Agung, dan memungkinkan parlemen membatalkan keputusan pengadilan tinggi dengan suara mayoritas sederhana.

Baca juga: Menteri Israel Ben-Gvir Bikin Kisruh, Perintahkan Penghancuran Rumah Warga Palestina saat Ramadan

Pada Selasa malam, para pilot melunakkan sikap mereka dan mengumumkan mereka akan melapor ke unit, tetapi hanya untuk berdiskusi tentang perkembangan politik dengan komandan mereka.

“Kami menanggapi panggilan komandan kami dan akan melapor ke unit besok untuk berdialog dengan tentara. Kami memiliki kepercayaan penuh pada komandan kami, dan kami akan terus melayani Yahudi dan Negara Israel yang demokratis selama diperlukan,” ujar para pilot yang memprotes dalam pernyataan yang dikutip media Israel.

Seorang letnan kolonel yang bertugas di unit tersebut mengatakan kepada Jerusalem Post bahwa, “Para pilot akan terus melayani Yahudi dan Israel yang demokratis, di luar perbatasan musuh setiap saat."

Namun, katanya, “Mereka telah memutuskan untuk berhenti satu hari dari pelatihan terjadwal untuk berbicara tentang proses mengkhawatirkan yang dialami negara."

Dia menambahkan, “Para pilot membutuhkan dialog tentang masalah yang berdampak pada mereka.”

The Times of Israel melaporkan para pilot yang memprotes hanya setuju untuk berbicara dengan komandan dan masih menolak untuk berlatih.

Dikenal sebagai “The Hammers”, Skuadron Angkatan Udara Israel ke-69 dianggap sebagai salah satu unit angkatan udara paling elit. Pada 2007, skuadron itu melakukan serangan terhadap reaktor nuklir Suriah.

Protes itu hanyalah puncak gunung es, menurut media Israel, yang mengatakan semakin banyak unit Pasukan Pertahanan Israel (IDF) bergabung dengan demonstrasi reformasi peradilan, dengan anggotanya juga mengancam akan memboikot latihan.

Pada Senin, Netanyahu mengecam protes pasukan cadangan itu, mengatakan tindakan itu "mengancam fondasi keberadaan kita" dan "tidak memiliki tempat di barisan kita."

Sementara itu, sekitar 6.000 pasukan cadangan IDF menandatangani petisi yang menegaskan komitmen mereka untuk mengabdi dan menuntut agar tentara tetap independen dari politik.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved