Guru Perempuan Miliki Bayi dari Anak Lelaki 13 Tahun, tapi Tak Dipenjara
Sabtu, 04 Maret 2023 - 12:43 WIB
loading...
Andrea Serrano, guru perempuan Amerika Serikat berusia 31 tahun, yang miliki bayi dari anak lelaki 13 tahun. Dia tidak dipenjara meski telah dikenai tuduhan pelecehan seksual. Foto/KTV
A
A
A
WASHINGTON - Seorang guru perempuan Amerika Serikat (AS) berusia 31 tahun mengaku berhubungan seks dengan anak laki-laki berusia 13 tahun. Dia hamil dan melahirkan bayinya.
Andrea Serrano, asal Fountain, Colorado—yang telah diberhentikan dari pekerjaannya—telah menghadapi tuduhan pelecehan seksual setelah penangkapannya pada tahun 2022. Menurut hukum di AS, berhubungan seks dengan anak di bawah umur adalah pemerkosaan.
Namun, dia tidak dihukum penjara. Itu terjadi karena dia mencapai kesepakatan dengan jaksa penuntut untuk tidak masuk penjara.
Baca juga: Kisah Cinta Segi Empat yang Aneh: Kamu Kawin Lari dengan Istriku, Aku Nikahi Istrimu
Serrano melahirkan bayi laki-laki setelah mengaku berhubungan seks dengan anak berusia 13 tahun itu—yang ibunya sekarang mengecam kesepakatan hukum itu dengan mengatakan hidup putranya telah hancur.
"Saya merasa putra saya dirampok dari masa kecilnya," katanya kepada stasiun berita KTV, yang dilansir Sabtu (4/3/2023).
“Sekarang dia harus menjadi seorang ayah. Dia adalah korban, dan dia harus hidup dengan itu selama sisa hidupnya. Saya merasa jika dia (Serrano) seorang pria dan dia (putra saya) seorang gadis kecil, itu pasti akan berbeda," paparnya.
Andrea Serrano, asal Fountain, Colorado—yang telah diberhentikan dari pekerjaannya—telah menghadapi tuduhan pelecehan seksual setelah penangkapannya pada tahun 2022. Menurut hukum di AS, berhubungan seks dengan anak di bawah umur adalah pemerkosaan.
Namun, dia tidak dihukum penjara. Itu terjadi karena dia mencapai kesepakatan dengan jaksa penuntut untuk tidak masuk penjara.
Baca juga: Kisah Cinta Segi Empat yang Aneh: Kamu Kawin Lari dengan Istriku, Aku Nikahi Istrimu
Serrano melahirkan bayi laki-laki setelah mengaku berhubungan seks dengan anak berusia 13 tahun itu—yang ibunya sekarang mengecam kesepakatan hukum itu dengan mengatakan hidup putranya telah hancur.
"Saya merasa putra saya dirampok dari masa kecilnya," katanya kepada stasiun berita KTV, yang dilansir Sabtu (4/3/2023).
“Sekarang dia harus menjadi seorang ayah. Dia adalah korban, dan dia harus hidup dengan itu selama sisa hidupnya. Saya merasa jika dia (Serrano) seorang pria dan dia (putra saya) seorang gadis kecil, itu pasti akan berbeda," paparnya.
Lihat Juga :