5 Senjata Mematikan China yang Bisa Membantu Rusia dalam Perang Melawan Ukraina

Sabtu, 25 Februari 2023 - 05:45 WIB
loading...
5 Senjata Mematikan...
SR-5 MLRS buatan China. Foto/weibo
A A A
BEIJING - Terdapat sejumlah senjata mematikan China yang bisa membantu Rusia dalam perang melawan Ukraina.

Mengutip laman Eurasian Times, Jumat (24/2/2023), beberapa waktu yang lalu Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyebut China secara aktif tengah mempertimbangkan penyediaan senjata dan amunisi untuk Rusia.

Seperti yang diketahui, saat ini Kremlin sedang berperang dengan Ukraina. Selain itu, sebelumnya negara-negara barat juga telah memberikan bantuan militer untuk Kiev.

Berikut sejumlah senjata mematikan China yang bisa membantu Rusia dalam perang melawan Ukraina.

1. Drone CH-4

Drone Cai Hong-4 (CH-4) merupakan medium-altitude long-endurance (MALE) UAV yang dikembangkan oleh Aerospace Long-March International Trade Co (ALIT) dan China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC).

5 Senjata Mematikan China yang Bisa Membantu Rusia dalam Perang Melawan Ukraina


Saat ini, China’s People’s Liberation Army (PLA) mengoperasikan dua variannya. Pertama, CH-4A standar yang dirancang untuk misi pengintaian. Drone ini memiliki daya tahan penerbangan hingga 30 jam lamanya.

Sementara yang kedua adalah varian CH-4B yang bisa digunakan sebagai drone penyerang. Dalam hal ini, mereka bisa membawa sekitar 345 kg muatan tempur serta memiliki daya tahan penerbangan kurang dari 14 jam.

Lebih lanjut, CH-4B juga bisa membawa sejumlah senjata. Di antaranya adalah rudal berpemandu laser Lan Jian 7 (Blue Arrow 7), bom berpemandu TG100, serta rudal anti-tank AR-1 atau HJ-10.

Pada penggunaannya, drone CH-4 ini disebut serbaguna dan memiliki harga yang terjangkau sehingga dianggap cocok untuk membantu Rusia dalam perangnya dengan Ukraina.

2. Rudal Anti-Tank HJ-12

Berikutnya ada senjata berpemandu anti-tank HJ-12. Rudal ini dianggap memiliki jangkauan dan kemampuan penetrasi seperti Javelin FGM-148A.

5 Senjata Mematikan China yang Bisa Membantu Rusia dalam Perang Melawan Ukraina


Mengutip laman Military Drones, HJ-12 pertama kali diungkap ke publik pada tahun 2014. Dibekali hulu ledak High Explosive Anti-Tank (HEAT), rudal ini diklaim bisa menembus pelindung baja setebal 800 mm yang menggunakan Explosive Reactive Armor (ERA)

Dengan kemampuannya ini, Rusia bisa menggunakannya untuk melawan tank-tank bantuan barat seperti Abrams dan sejenisnya.

3. LW-30

Pada AirShow China 2022, perusahaan CASIC menampilkan versi terbaru dari LW-30. Sekadar informasi, senjata ini merupakan sistem persenjatan laser jarak pendek yang dirancang untuk melacak sekaligus menghancurkan UAV musuh.

5 Senjata Mematikan China yang Bisa Membantu Rusia dalam Perang Melawan Ukraina


Mengutip laman Army Recognition, LW-30 adalah senjata laser intersepsi jarak pendek. Sistem persenjataan ini bisa digunakan secara fleksibel di area utama berdasarkan skenario tertentu.

Pada performanya, senjata ini disebut bisa mengunci target dari jarak 25 kilometer hanya dalam waktu 6 detik. Setelah target terkunci, sistem akan meluncurkan sinar laser untuk menghancurkannya.

4. FK-3000

Berikutnya ada sistem pertahanan udara FK-3000 yang diproduksi China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC). Sistem ini terdiri atas kendaraan tempur utama, transporter, erector, launcher, dan radar (TELAR).

5 Senjata Mematikan China yang Bisa Membantu Rusia dalam Perang Melawan Ukraina


Pada penggunaannya, FK-3000 ini bisa mencegah UAV, peluru artileri, rudal jelajah, helikopter serang, hingga target kecil lainnya.

5. SR-5 Multiple Launch Rocket System (MLRS)

Secara konsep, SR-5 MLRS ini mungkin mirip dengan sistem HIMARS milik Amerika Serikat. Pada penggunaannya, senjata China ini menggunakan pod roket modular.

5 Senjata Mematikan China yang Bisa Membantu Rusia dalam Perang Melawan Ukraina


Bedanya dengan HIMARS, SR-5 memiliki dua pod roket sehingga akan berdampak pada daya tembak yang lebih kuat dari senjata Amerika tersebut. Lebih lanjut, SR-5 juga bisa menggunakan berbagai jenis pod.

Sebagai contoh, adalah loitering munitions yang diklaim memiliki jangkauan hingga 70 kilometer. Selain itu, sistem SR-5 MLRS juga bisa menembakkan rudal anti-kapal C-705 dengan jangkauan 140-170 kilometer, serta rudal balistik jarak pendek King Dragon 300.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
5 Hewan yang Namanya...
5 Hewan yang Namanya Diabadikan dalam Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved