Korut Tembakkan 2 Rudal, Adik Kim Jong-un Ancam Jadikan Pasifik Target
Senin, 20 Februari 2023 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
Peluncuran dua rudal itu terjadi kurang dari 48 jam setelah Pyongyang melakukan apa yang disebutnya latihan "kejutan" dengan menembakkan rudal balistik antarbenua (ICBM) pada Sabtu pekan lalu. Menurut Korut, latihan "kejutan" itu menunjukkan kemampuan Korea Utara untuk melakukan serangan balik nuklir yang fatal.
Jepang mengatakan ICBM hari Sabtu telah terbang selama 66 menit dan mendarat di zona ekonomi eksklusif (ZEE). Sebagai tanggapan, Seoul dan Washington mengadakan latihan udara gabungan pada hari Minggu, menampilkan pesawat pengebom strategis dan jet tempur siluman.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Senin pagi, adik perempuan Kim Jong-un, Kim Yo-jong, memperingatkan bahwa Pyongyang akan terus mengambil tindakan balasan yang sesuai untuk setiap ancaman yang dirasakan.
“Frekuensi menggunakan Pasifik sebagai jarak tembak kami bergantung pada karakter aksi pasukan Amerika Serikat,” katanya dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Korut, KCNA.
Kim Yo-jong, yang dipandang sebagai perempuan terkuat Korut, juga mengkritik keras penilaian dari luar soal peluncuran ICBM pada hari Sabtu.
Korea Utara memberi tentaranya nilai yang sangat baik atas latihan peluncuran rudal mendadak pada hari Sabtu, tetapi analis Korea Selatan telah menunjukkan perkiraan sembilan jam antara perintah dan peluncuran tidak terlalu cepat.
Jepang mengatakan ICBM hari Sabtu telah terbang selama 66 menit dan mendarat di zona ekonomi eksklusif (ZEE). Sebagai tanggapan, Seoul dan Washington mengadakan latihan udara gabungan pada hari Minggu, menampilkan pesawat pengebom strategis dan jet tempur siluman.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Senin pagi, adik perempuan Kim Jong-un, Kim Yo-jong, memperingatkan bahwa Pyongyang akan terus mengambil tindakan balasan yang sesuai untuk setiap ancaman yang dirasakan.
“Frekuensi menggunakan Pasifik sebagai jarak tembak kami bergantung pada karakter aksi pasukan Amerika Serikat,” katanya dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Korut, KCNA.
Kim Yo-jong, yang dipandang sebagai perempuan terkuat Korut, juga mengkritik keras penilaian dari luar soal peluncuran ICBM pada hari Sabtu.
Korea Utara memberi tentaranya nilai yang sangat baik atas latihan peluncuran rudal mendadak pada hari Sabtu, tetapi analis Korea Selatan telah menunjukkan perkiraan sembilan jam antara perintah dan peluncuran tidak terlalu cepat.
Lihat Juga :