Legalkan Permukiman di Tepi Barat, Israel Dikecam 4 Negara Amerika Latin
Minggu, 19 Februari 2023 - 11:32 WIB
loading...
A
A
A
Resolusi tersebut, yang salinannya diperoleh pada hari Kamis oleh The Associated Press, akan menuntut penghentian segera semua aktivitas pemukiman Israel, mengutuk upaya Israel untuk mencaplok pemukiman dan pos terdepan, dan menyerukan pembalikan segera.
Dewan Keamanan PBB "kemungkinan" akan memberikan suara pada resolusi tersebut pada hari Senin, seperti dilaporkan The New Arab.
Itu juga terjadi setelah Swiss pada hari Kamis mendesak Israel untuk "meninggalkan" keputusannya untuk melegalkan pos-pos terdepan dan memberi lampu hijau pada ribuan rumah pemukiman baru.
"Swiss meminta Israel untuk meninggalkan langkah-langkah sepihak ini, yang berisiko memperburuk ketegangan dan membahayakan solusi dua negara yang dinegosiasikan," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Swiss.
Dalam pernyataan bersama pada hari Selasa, para menteri luar negeri AS, Inggris, Prancis, Jerman dan Italia mengatakan mereka "sangat terganggu" oleh pengumuman Israel tersebut.
"Kami sangat menentang tindakan sepihak ini yang hanya akan memperburuk ketegangan antara Israel dan Palestina serta merusak upaya untuk mencapai solusi dua negara yang dinegosiasikan," kata mereka.
Baca: Iran Bunuh 2 Perwira Israel, Balas Serangan Drone di Isfahan
Qatar pada hari Senin mengatakan pihaknya mengutuk dengan keras langkah tersebut, dengan mengatakan langkah ini merupakan pelanggaran mencolok terhadap Piagam PBB, prinsip-prinsip hukum internasional, dan resolusi PBB yang relevan.
Dewan Keamanan PBB "kemungkinan" akan memberikan suara pada resolusi tersebut pada hari Senin, seperti dilaporkan The New Arab.
Itu juga terjadi setelah Swiss pada hari Kamis mendesak Israel untuk "meninggalkan" keputusannya untuk melegalkan pos-pos terdepan dan memberi lampu hijau pada ribuan rumah pemukiman baru.
"Swiss meminta Israel untuk meninggalkan langkah-langkah sepihak ini, yang berisiko memperburuk ketegangan dan membahayakan solusi dua negara yang dinegosiasikan," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Swiss.
Dalam pernyataan bersama pada hari Selasa, para menteri luar negeri AS, Inggris, Prancis, Jerman dan Italia mengatakan mereka "sangat terganggu" oleh pengumuman Israel tersebut.
"Kami sangat menentang tindakan sepihak ini yang hanya akan memperburuk ketegangan antara Israel dan Palestina serta merusak upaya untuk mencapai solusi dua negara yang dinegosiasikan," kata mereka.
Baca: Iran Bunuh 2 Perwira Israel, Balas Serangan Drone di Isfahan
Qatar pada hari Senin mengatakan pihaknya mengutuk dengan keras langkah tersebut, dengan mengatakan langkah ini merupakan pelanggaran mencolok terhadap Piagam PBB, prinsip-prinsip hukum internasional, dan resolusi PBB yang relevan.
Lihat Juga :