Beroperasi di Tetangga Indonesia, Apakah Bomber B-52 AS Bawa Bom Nuklir?
Kamis, 16 Februari 2023 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris Departemen Pertahanan Greg Moriarty mengatakan penempatan senjata nuklir di Australia dilarang berdasarkan Perjanjian Zona Bebas Nuklir Pasifik Selatan, tetapi perjanjian itu tidak mencegah kunjungan pesawat pengebom AS.
"Berturut-turut pemerintah Australia telah memahami dan menghormati kebijakan lama AS yang tidak mengonfirmasi atau menyangkal keberadaan senjata nuklir pada platform tertentu," katanya.
"Australia akan terus sepenuhnya mematuhi kewajiban internasional kami. Dan AS memahami dan menghormati kewajiban internasional Australia sehubungan dengan senjata nuklir," ujarnya, seperti dikutip ABC.net.au, Kamis (16/2/2023).
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mendukung pernyataan sekretaris tersebut dan menuduh para senator Partai Hijau mencoba untuk "membuat poin politik".
"Ini adalah posisi Australia: Kami memahami dan menghormati kebijakan lama AS untuk tidak mengonfirmasi atau menyangkal. Itulah posisinya," kata Senator Wong.
"Tapi kami tetap berkomitmen penuh pada Perjanjian Zona Bebas Nuklir Pasifik Selatan, dan kami akan sepenuhnya mematuhi kewajiban internasional kami, yang dipahami oleh Amerika Serikat."
"Berturut-turut pemerintah Australia telah memahami dan menghormati kebijakan lama AS yang tidak mengonfirmasi atau menyangkal keberadaan senjata nuklir pada platform tertentu," katanya.
"Australia akan terus sepenuhnya mematuhi kewajiban internasional kami. Dan AS memahami dan menghormati kewajiban internasional Australia sehubungan dengan senjata nuklir," ujarnya, seperti dikutip ABC.net.au, Kamis (16/2/2023).
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mendukung pernyataan sekretaris tersebut dan menuduh para senator Partai Hijau mencoba untuk "membuat poin politik".
"Ini adalah posisi Australia: Kami memahami dan menghormati kebijakan lama AS untuk tidak mengonfirmasi atau menyangkal. Itulah posisinya," kata Senator Wong.
"Tapi kami tetap berkomitmen penuh pada Perjanjian Zona Bebas Nuklir Pasifik Selatan, dan kami akan sepenuhnya mematuhi kewajiban internasional kami, yang dipahami oleh Amerika Serikat."
Lihat Juga :