Rusia Pensiunkan Kapal Selam Nuklir Terbesar di Dunia
Rabu, 08 Februari 2023 - 01:26 WIB
loading...
A
A
A
Dmitriy Donskoy memiliki berat sekitar 53.000 ton dan dimodernisasi serta diperlengkapi kembali pada 2002 dengan rudal "Bulava".
Meskipun pada Juli 2022 dilaporkan bahwa kapal tersebut telah dihentikan, tidak ada konfirmasi resmi yang diharapkan hingga akhir tahun. Aktivitas kapal terakhir yang dilaporkan adalah uji coba laut SSN Krasnoyarsk pada September 2022.
Pada hari Senin, kepala Gerakan Dukungan Angkatan Laut Rusia, Vladimir Maltsev mengatakan kepada TASS bahwa kapal tersebut telah "dinonaktifkan" dan akan menunggu pemanfaatan di pangkalan angkatan laut di Severodvinsk bersama dengan dua unit lain dari proyek ini seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (8/2/2023).
Kapal selam kelas ini adalah tulang punggung pencegah serangan nuklir kedua Uni Soviet, dengan 20 SLBM (rudal balistik yang diluncurkan kapal selam) R-39 "Rif" besar yang memiliki total hingga 200 hulu ledak.
Baca: Bos Tentara Bayaran Rusia Naik Jet Tempur Bombardir Bakhmut, Tantang Zelensky Duel Langit
Laman Drive menggambarkannya sebagai sistem senjata tunggal paling mematikan yang dirancang Rusia dalam Perang Dingin.
Meskipun pada Juli 2022 dilaporkan bahwa kapal tersebut telah dihentikan, tidak ada konfirmasi resmi yang diharapkan hingga akhir tahun. Aktivitas kapal terakhir yang dilaporkan adalah uji coba laut SSN Krasnoyarsk pada September 2022.
Pada hari Senin, kepala Gerakan Dukungan Angkatan Laut Rusia, Vladimir Maltsev mengatakan kepada TASS bahwa kapal tersebut telah "dinonaktifkan" dan akan menunggu pemanfaatan di pangkalan angkatan laut di Severodvinsk bersama dengan dua unit lain dari proyek ini seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (8/2/2023).
Kapal selam kelas ini adalah tulang punggung pencegah serangan nuklir kedua Uni Soviet, dengan 20 SLBM (rudal balistik yang diluncurkan kapal selam) R-39 "Rif" besar yang memiliki total hingga 200 hulu ledak.
Baca: Bos Tentara Bayaran Rusia Naik Jet Tempur Bombardir Bakhmut, Tantang Zelensky Duel Langit
Laman Drive menggambarkannya sebagai sistem senjata tunggal paling mematikan yang dirancang Rusia dalam Perang Dingin.
Lihat Juga :