Bus Jatuh dari Jembatan ke Jurang di Pakistan, 40 penumpang Tewas
Minggu, 29 Januari 2023 - 18:10 WIB
loading...
Bus Jatuh dari Jembatan ke Jurang di Pakistan, 40 penumpang Tewas. FOTO/Reuters
A
A
A
BALOCHISTAN - Sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas setelah sebuah bus penumpang jatuh dari jembatan ke jurang dan terbakar pada Minggu (29/1/2023) pagi di provinsi Balochistan, Pakistan .
Bus tersebut dilaporkan membawa 48 penumpang ketika menabrak pilar di jembatan dan berbelok keluar jalur. Kemungkinan jumlah korban tewas akan bertambah.
Baca: Pakistan Dilanda Pemadaman Listrik Nasional
"Jenazah tidak bisa dikenali," kata Hamza Anjum, seorang pejabat senior distrik Lasbela di provinsi Balochistan, di lokasi kecelakaan. Anjum juga mengatakan, tiga orang yang selamat telah diselamatkan.
“Sejauh ini tiga orang, termasuk seorang anak dan seorang wanita telah diselamatkan hidup-hidup,” kata Anjum kepada situs berita Pakistan Dawn.
"Akibat ngebut, bus itu menabrak tiang jembatan saat berbelok di dekat Lasbela. Kendaraan itu kemudian berbelok ke jurang dan kemudian terbakar," lanjutnya.
Berbicara kepada wartawan di lokasi kecelakaan, Anjum mengatakan pihak berwenang akan melakukan tes DNA untuk mengidentifikasi jenazah penumpang, karena jenazah mereka telah "termutilasi secara parah".
Bus tersebut dilaporkan membawa 48 penumpang ketika menabrak pilar di jembatan dan berbelok keluar jalur. Kemungkinan jumlah korban tewas akan bertambah.
Baca: Pakistan Dilanda Pemadaman Listrik Nasional
"Jenazah tidak bisa dikenali," kata Hamza Anjum, seorang pejabat senior distrik Lasbela di provinsi Balochistan, di lokasi kecelakaan. Anjum juga mengatakan, tiga orang yang selamat telah diselamatkan.
“Sejauh ini tiga orang, termasuk seorang anak dan seorang wanita telah diselamatkan hidup-hidup,” kata Anjum kepada situs berita Pakistan Dawn.
"Akibat ngebut, bus itu menabrak tiang jembatan saat berbelok di dekat Lasbela. Kendaraan itu kemudian berbelok ke jurang dan kemudian terbakar," lanjutnya.
Berbicara kepada wartawan di lokasi kecelakaan, Anjum mengatakan pihak berwenang akan melakukan tes DNA untuk mengidentifikasi jenazah penumpang, karena jenazah mereka telah "termutilasi secara parah".
Lihat Juga :