Rusia Blokir Website CIA dan FBI karena Dianggap Sebar Hoaks

Sabtu, 28 Januari 2023 - 07:56 WIB
loading...
Rusia Blokir Website...
Rusia blokir website CIA dan FBI Amerika Serikat karena dianggap sebar informasi palsu yang mendiskreditkan angkatan bersenjata Moskow. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Regulator komunikasi Rusia , Roskomnadzor, mengumumkan pada Jumat bahwa pihaknya telah memblokir website CIA dan FBI. Alasannya dua lembaga pemerintah Amerika Serikat (AS) itu menyebarkan informasi palsu atau hoaks.

“Roskomnadzor telah membatasi akses ke sejumlah sumber daya milik struktur negara dari negara yang bermusuhankarena menyebarkan materi yang ditujukan untuk mengacaukan situasi sosial dan politik di Rusia,” kata Roskomnadzor dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita TASS dan dikutip Reuters, Sabtu (28/1/2023).

Roskomnadzor mengatakan bahwa website badan mata-mata dan badan investigasi Amerika tersebut telah menerbitkan materi dan informasi yang tidak akurat yang mendiskreditkan angkatan bersenjata Rusia.

Baca juga: Bos CIA Diam-diam Sambangi Ukraina

Belum ada komentar segera dari Washington atau dari Kedutaan Besar AS di Moskow.

Rusia memiliki undang-undang yang memidanakan siapa pun yang mendiskreditkan angkatan bersenjatanya. Tindakan seperti itu dapat dihukum hingga lima tahun penjara, sementara siapa yang dengan sengaja menyebarkan informasi palsu tentang militer Rusia diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sejak Rusia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada Februari tahun lalu, Roskomnadzor telah memblokir sejumlah media independen, beberapa situs berita asing dan platform media sosial termasuk Facebook, Instagram, dan Twitter.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved