Eks Penulis Pidato Putin Prediksi Akan Terjadi Kudeta Militer Rusia

Jum'at, 27 Januari 2023 - 11:31 WIB
loading...
A A A
"Ketika masalah menumpuk di negara dan tentara yang tidak dapat diselesaikan oleh pihak berwenang, Putin semakin mantap berubah di mata orang-orang dari ahli strategi hebat menjadi orang biasa, diktator tingkat kedua," paparnya.

Setelah berbulan-bulan laporan tersebar luas tentang pasukan Rusia yang memberontak terhadap komandan mereka, mengumumkan keluhan tentang petinggi militer, atau meninggalkan perang sama sekali, Gallyamov mencatat bahwa yang diperlukan untuk menyalakan sumbu kudeta militer penuh adalah sedikit lebih banyak organisasi.

“Harus dipahami bahwa sebagian besar komandan tentara negara otoriter bukanlah pendukung setia pemerintah, tetapi oportunis biasa,” katanya, seperti dikutip dari Daily Beast, Jumat (27/1/2023).

"Jadi begitu pemberontakan dimulai dan kesetiaan kemarin lenyap, komandan militer akan berperang untuk siapa pun yang tampaknya paling mungkin menang," papar Gallyamov.

Baca juga: Takut Dikudeta, Putin Disebut Bakal Pensiun Tahun Ini dan Tunjuk Penerusnya

“Jika pengaduan terhadap pihak berwenang tampaknya meyakinkan [seorang komandan], maka dia kemungkinan besar akan memutuskan bahwa [rezim] itu tidak akan melawan gelombang kemarahan publik. Dan jika itu masalahnya, tidak ada alasan untuk tidak bergabung.”

Selain banyaknya laporan tentang pasukan yang memberontak dan dalam beberapa kasus bahkan menyerang komandan mereka sendiri, ribuan tentara Rusia lainnya secara sukarela menyerahkan diri kepada pihak berwenang Ukraina untuk menghindari keikutsertaan dalam perang.

Perwakilan untuk hotline Ukraina yang disebut "I Want to Live [Saya Ingin Hidup]", Vitali Matvienko, mengatakan kepada The Guardian pada hari Kamis bahwa total 6.543 tentara Rusia telah menelepon untuk menyerah kepada pemerintah Ukraina dalam rentang waktu sekitar empat bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Terungkap, Serangan...
Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel
Rekomendasi
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved