Khamenei: Musuh Mungkin Coba Mobilisasi Kaum Pekerja dan Wanita
Minggu, 20 November 2022 - 19:10 WIB
Wanita dan mahasiswa telah memainkan peran penting dalam demonstrasi jalanan anti-pemerintah, melambaikan dan membakar jilbab untuk mencela aturan berpakaian Islami yang ketat di Iran untuk wanita.
Gelombang kerusuhan meletus pada September setelah wanita Kurdi-Iran Mahsa Amini meninggal dalam tahanan polisi moral negara itu setelah dia ditangkap karena mengenakan pakaian yang dianggap "tidak pantas".
Baca: Ulama Sunni Iran Sebut Khamenei Bertanggung Jawab atas Pembunuhan 66 Demonstran, IRGC Marah
Protes menyebar ke sektor energi vital bulan lalu tetapi demonstrasi oleh para pekerja, yang sebagian ditujukan untuk tuntutan terkait dengan gaji dan kondisi kerja, telah dibatasi.
Pada tahun 1979, kombinasi protes massa dan pemogokan oleh pekerja minyak dan pedagang bazaar membantu menyapu ulama ke tampuk kekuasaan dalam revolusi Islam Iran.
Gelombang kerusuhan meletus pada September setelah wanita Kurdi-Iran Mahsa Amini meninggal dalam tahanan polisi moral negara itu setelah dia ditangkap karena mengenakan pakaian yang dianggap "tidak pantas".
Baca: Ulama Sunni Iran Sebut Khamenei Bertanggung Jawab atas Pembunuhan 66 Demonstran, IRGC Marah
Protes menyebar ke sektor energi vital bulan lalu tetapi demonstrasi oleh para pekerja, yang sebagian ditujukan untuk tuntutan terkait dengan gaji dan kondisi kerja, telah dibatasi.
Pada tahun 1979, kombinasi protes massa dan pemogokan oleh pekerja minyak dan pedagang bazaar membantu menyapu ulama ke tampuk kekuasaan dalam revolusi Islam Iran.
Lihat Juga :