Erdogan Ucapkan Selamat pada Netanyahu, Ingin Turki-Israel Tetap Mesra

Jum'at, 11 November 2022 - 09:32 WIB
Dalam pertikaian berikutnya, pasukan komando membunuh sembilan aktivis bersenjata dari sebuah organisasi yang berafiliasi dengan Erdogan.

Netanyahu akhirnya meminta maaf kepada Erdogan, di bawah tekanan dari Washington, tetapi hubungan diplomatik tidak pulih sampai bulan lalu ketika Ankara dan Yerusalem mengatakan mereka akan bertukar duta besar.

Pemerintah Naftali Bennett-Yaird Lapid mengejar hubungan yang lebih baik dengan Turki setelah menerima tawaran dari Ankara, termasuk panggilan telepon ke Presiden Isaac Herzog, yang bertemu dengan Erdogan di istananya pada bulan Maret.

Lapid juga bertemu dengan Erdogan di Ankara, dan kedua negara bekerja sama erat untuk menggagalkan rencana "teroris" yang didukung Iran untuk menculik turis Israel di Istanbul tahun ini.

Erdogan pada pekan lalu mengatakan: "Kami berharap untuk mempertahankan hubungan dengan Israel secara berkelanjutan berdasarkan rasa saling menghormati kepekaan dan kepentingan bersama, tidak peduli bagaimana hasil pemilunya. Selama nilai-nilai dihormati, saya percaya diplomasi 'win-win' akan menguntungkan tidak hanya Turki dan Israel tetapi juga seluruh kawasan.”

Netanyahu juga berbicara dengan Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed, yang mengundangnya untuk mengunjungi Abu Dhabi.

Pemimpin Partai Likud itu berjanji kepada Mohammed bin Zayed bahwa hubungan antara negara mereka akan terus berkembang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!