5 Pemimpin Dunia dengan Kematian Paling Tragis

Kamis, 06 Oktober 2022 - 17:20 WIB


Kematiannya pun terjadi saat ia ditugaskan untuk memimpin suatu negara boneka milik Jerman. Pada 1945, pihak sekutu terus menggempur pertahanannya, ditambah ada pemberontakan besar-besaran oleh oposisi.

Karena tak bisa membendungnya, Mussolini pun melarikan diri bersama kekasihnya. Namun, setelah dua hari melakukan pelarian, beliau ditangkap dan langsung dihukum mati keesokan harinya.

Pada awalnya, mayat keduanya telah dikuburkan. Akan tetapi, para pemberontak mencurinya dan langsung digantung terbalik.

Para warga pun meneriaki, menembaki, dan melemparinya dengan batu hingga wajahnya hancur.

5. Muammar Khadafi (Diktator Libya)

Pada Kamis, 20 Oktober 2011 diktator Libya, Muammar Khadafi tewas setelah bersembunyi dari pasukan oposisi yang disebut tentara Transisi Nasional Libya (NTC).



Pemimpin Libya yang telah berkuasa selama 42 tahun ini, telah menjadi buronan setelah pengadilan pidana internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan dirinya atas kejahatan terhadap kemanusiaan.

Semasa hidupnya, Khadafi terkenal sebagai orang yang diselimuti kekayaan. Saat rakyat melakukan demonstrasi besar-besaran yang disebut “Arab Spring”, Khadafi justru mengarahkan pasukan militer untuk membunuh mereka.

Pasukan oposisi yang melihat hal itu pun geram hingga akhirnya terjadi perang saudara antara tentara Khadafi melawan pasukan oposisi.

Para pemberontak pun berhasil menguasai ibu kota Tripoli, yang menyebabkan Khadafi dipukul mundur hingga ke bagian barat Libya.

NTC awalnya mengklaim khaddafi meninggal karena luka yang diderita dalam baku tembak ketika pasukan loyalis berusaha membebaskannya, tetapi tak lama berselang muncul video saat-saat terakhirnya menunjukkan pejuang pemberontak memukulnya dan salah satu dari mereka menyodominya dengan bayonet sebelum dia ditembak beberapa kali.

Penulis:MG/Bijak Diaz Afianto
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!