Palestina Murka Inggris Berencana Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Sabtu, 24 September 2022 - 08:55 WIB
PM Inggris Liz Truss dan PM Israel Yair Lapid. Foto/The Times of Israel
LONDON - Palestina mengecam rencana Inggris untuk memindahkan Kedutaan Besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem. Palestina menyebut rencana itu sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional secara terang-terangan.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss dikatakan telah memberi tahu mitranya dari Israel, Yair Lapid, tentang tinjaun tersebut saat berada di PBB.



Langkah seperti itu akan sangat kontroversial. Pembukaan kedutaan Amerika Serikat (AS) di Yerusalem pada 2018 lalu disambut dengan kemarahan di seluruh dunia Arab.

Dalam sebuah tweet, Lapid mengucapkan terima kasih kepada Truss karena mempertimbangkan hal itu secara positif.

Dia menggambarkan Truss sebagai "teman baiknya", menulis dalam bahasa Ibrani setelah pasangan itu bertemu di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.

Downing Street belum memberikan indikasi waktu tetapi telah mengkonfirmasi bahwa peninjauan sedang berlangsung.

Baca: PM Israel Ngaku Dukung Solusi Dua Negara, Palestina Tak Percaya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!