Ramzan Kadyrov Ancam Kirim Kerabat Demonstran Rusia ke Medan Perang Ukraina

Sabtu, 24 September 2022 - 05:13 WIB
"Beberapa orang menulis bahwa perlu untuk keluar melawan mobilisasi parsial. Dalam kondisi ini, tidak ada yang membahas keputusan [Putin] tetapi harus mematuhi, jadi saya mendesak semua orang untuk tidak terlibat dalam omong kosong. Dan mereka yang akan keluar [untuk memprotes], mereka adalah musuh rakyat," kata Kadyrov dalam sebuah video yang di-posting di saluran Telegram-nya.

Dia sekarang mengancam akan mengirim kerabat pengunjuk rasa anti-perang ke garis depan di Ukraina.

"Orang-orang ini harus ditahan, orang-orang ini harus dikirim ke tempat-tempat [di mana] operasi [militer] khusus sedang dilakukan, dan kemudian akan terlihat untuk siapa mereka bekerja dan apa yang sebenarnya mereka inginkan," kata Kadyrov, seperti dikutip Newsweek, Sabtu (24/9/2022).

Kadyrov mengatakan bahwa tiga dari perempuan yang keluar untuk protes di Chechnya saat ini memiliki anak laki-laki yang bertempur di Ukraina."Kerabat laki-laki dari pengunjuk rasa perempuan juga harus berada di wilayah di mana Rusia melakukan operasi [militer] khusus," ujarnya.

Menurutny, kerabat dari para pengunjuk rasa perempuan yang dikirim ke medan perang, akan kembali dengan sebuah koin. "Yang dengannya Anda dapat membeli persediaan untuk keluarga," ujarnya.

Para pengunjuk rasa yang telah ditahan mengatakan kepada OVD-Info bahwa mereka diberikan surat panggilan ke kantor pendaftaran militer di departemen kepolisian.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan kepada wartawan bahwa praktik itu tidak bertentangan dengan hukum dan oleh karena itu, tidak ada pelanggaran hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!