Presiden Korsel: Dialog dengan Korut Seharusnya Bukan untuk Pertunjukan Politik
Rabu, 17 Agustus 2022 - 14:31 WIB
Presiden Korsel: Dialog dengan Korut Seharusnya Bukan untuk Pertunjukan Politik. FOTO/Reuters
SEOUL - Pembicaraan dengan Korea Utara (Korut) seharusnya bukan untuk pertunjukan politik, tetapi berkontribusi untuk membangun perdamaian. Hal itu diungkapkan Presiden Korea Selatan (Korsel), Yoon Suk-yeol, pada konferensi pers untuk menandai 100 hari pertamanya menjabat, Rabu (17/8/2022).
Yoon mengulangi kesediaannya untuk memberikan bantuan ekonomi bertahap ke Korut, jika itu mengakhiri pengembangan senjata nuklir dan memulai denuklirisasi. Ia juga mencatat, bahwa pihaknya telah menyerukan dialog dengan Pyongyang.
Baca: Putin Kirim Surat pada Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Ini Isinya
"Setiap dialog antara para pemimpin Selatan dan Utara, atau negosiasi antara pejabat tingkat kerja utama, tidak boleh menjadi pertunjukan politik, tetapi harus berkontribusi untuk membangun perdamaian substantif di semenanjung Korea dan di Asia Timur Laut," kata Suk-yeol, seperti dikutip dari Reuters.
Yoon mengulangi kesediaannya untuk memberikan bantuan ekonomi bertahap ke Korut, jika itu mengakhiri pengembangan senjata nuklir dan memulai denuklirisasi. Ia juga mencatat, bahwa pihaknya telah menyerukan dialog dengan Pyongyang.
Baca: Putin Kirim Surat pada Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Ini Isinya
"Setiap dialog antara para pemimpin Selatan dan Utara, atau negosiasi antara pejabat tingkat kerja utama, tidak boleh menjadi pertunjukan politik, tetapi harus berkontribusi untuk membangun perdamaian substantif di semenanjung Korea dan di Asia Timur Laut," kata Suk-yeol, seperti dikutip dari Reuters.
Lihat Juga :