Menteri Pertahanan China Sebut Senjata Nuklir untuk Pertahanan Diri

Minggu, 12 Juni 2022 - 21:00 WIB
Menteri Pertahanan China Sebut Senjata Nuklir untuk Pertahanan Diri. FOTO/Reuters
SINGAPURA - China telah membuat "kemajuan yang mengesankan" dalam mengembangkan senjata nuklir baru. Tetapi, China hanya akan menggunakannya untuk pertahanan diri, dan tidak pernah menggunakannya terlebih dahulu.

Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan China, Wei Fenghe kepada para delegasi di Dialog Shangri-La, Minggu (12/6/2022). Ia mengungkapkan hal itu menanggapi pertanyaan tentang laporan tahun lalu tentang pembangunan lebih dari 100 silo rudal nuklir baru di timur China.



Baca: Taiwan Tidak Ingin Menutup Pintu untuk China

“China selalu mengejar jalan yang tepat untuk mengembangkan kemampuan nuklir untuk melindungi negara kita," kata Fenghe, seperti dikutip dari AFP.

Dia menambahkan, senjata nuklir yang ditampilkan dalam parade militer 2019 di Beijing - yang mencakup peluncur yang ditingkatkan untuk rudal balistik antarbenua DF-41 China - sudah beroperasi dan dikerahkan.

"China telah mengembangkan kemampuannya selama lebih dari lima dekade. Dapat dikatakan ada kemajuan yang mengesankan," katanya. "Kebijakan China konsisten. Kami menggunakannya untuk pertahanan diri. Kami tidak akan menjadi yang pertama menggunakan (senjata) nuklir," lanjut Fenghe.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!