Turki Tutup Wilayah Udara bagi Pesawat Rusia yang Terbang ke Suriah

Minggu, 24 April 2022 - 03:30 WIB
Cavusoglu mengatakan, dia menyampaikan keputusan itu kepada timpalannya dari Rusia Sergei Lavrov, yang kemudian menyampaikannya kepada Presiden Vladimir Putin.

"Satu atau dua hari kemudian, mereka berkata: Putin telah mengeluarkan perintah, kami tidak akan terbang lagi," kata Cavusoglu kepada wartawan Turki di atas pesawatnya ke Uruguay. Cavusoglu menambahkan bahwa larangan itu akan berlaku selama tiga bulan.

Baca: Erdogan: Krisis Ukraina Tunjukkan Nilai Penting Turki bagi Barat

Tidak ada tanggapan segera atas pengumuman Turki dari Rusia, yang bersama-sama dengan Iran telah menjadi pendukung penting Presiden Suriah Bashar al-Assad selama perang saudara di negara yang dilanda perang itu. Turki telah mendukung pemberontak Suriah selama konflik.

Hubungan Ankara dengan Moskow sempat meledak setelah Turki menembak jatuh sebuah pesawat tempur Rusia di dekat perbatasan Turki-Suriah pada tahun 2015. Tetapi, hubungan keduanya telah membaik sampai invasi Rusia ke Ukraina, yang dipandang Turki sebagai mitra dagang penting dan sekutu diplomatik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!