Kabur dengan Pria Lain, Pengantin Perempuan Iran Dipenggal Suaminya
Selasa, 16 Juni 2020 - 11:23 WIB
"Pengantin pria mencari istrinya selama satu tahun sampai dia menemukannya di Mashhad dan (korban) menyerahkan diri kepadanya dengan dalih bahwa dia (pelaku) telah memaafkannya," lanjut polisi.
Dalam hukum Iran, seorang pria dapat membunuh istrinya tanpa reperkusi jika dia menangkap sang istri berselingkuh dengan pria lain.
Khuzestan, tempat pembunuhan terjadi, telah "ternoda" oleh apa yang disebut sebagai pembunuhan demi kehormatan. Demikian disampaikan mantan Ketua Pengadilan Abbas Jafari Dolatabadi.
"Kebiasaan setempat memungkinkan pembunuhan ini terjadi, dan para pelaku pembunuhan ini sama sekali bukan buron," katanya.
"Sayangnya, pembunuhan demi kehormatan terjadi di provinsi ini dengan cara yang sangat tragis, dan keluarga para korban biasanya tidak menuntut hukuman dari si pembunuh," paparnya. (Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis Gemparkan Warga Sulawesi Selatan )
Dewan Wali Iran baru-baru ini menyetujui rancangan undang-undang (RUU) untuk melindungi anak di bawah umur dari pembunuhan semacam itu. RUU itu diusulkan setelah kematian remaja Romina Ashrafi, 14, akibat dibunuh ayah kandungnya.
Dalam hukum Iran, seorang pria dapat membunuh istrinya tanpa reperkusi jika dia menangkap sang istri berselingkuh dengan pria lain.
Khuzestan, tempat pembunuhan terjadi, telah "ternoda" oleh apa yang disebut sebagai pembunuhan demi kehormatan. Demikian disampaikan mantan Ketua Pengadilan Abbas Jafari Dolatabadi.
"Kebiasaan setempat memungkinkan pembunuhan ini terjadi, dan para pelaku pembunuhan ini sama sekali bukan buron," katanya.
"Sayangnya, pembunuhan demi kehormatan terjadi di provinsi ini dengan cara yang sangat tragis, dan keluarga para korban biasanya tidak menuntut hukuman dari si pembunuh," paparnya. (Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis Gemparkan Warga Sulawesi Selatan )
Dewan Wali Iran baru-baru ini menyetujui rancangan undang-undang (RUU) untuk melindungi anak di bawah umur dari pembunuhan semacam itu. RUU itu diusulkan setelah kematian remaja Romina Ashrafi, 14, akibat dibunuh ayah kandungnya.
Lihat Juga :