Demo Kedubes AS, Warga Keturunan Kecam Rencana Biden Ambil Dana Pemerintah Afghanistan
Rabu, 02 Maret 2022 - 15:11 WIB
Menurutnya, unjuk rasa ini merupakan bentuk solidaritas warga keturunan Afghanistan di Indonesia terhadap bencana kemanusiaan di negeri tersebut. Dia menilai tindakan AS yang akan mengambil aset Afghanistan secara sepihak adalah sikap arogansi yang tidak melihat sisi kemanusiaan.
Baca juga: UNICEF Akan Bayar Tunggakan Gaji Guru di Afghanistan
Amerika telah menutup akses rezim Taliban terhadap aset Afghanistan senilai sekitar USD 9,5 miliar, yang sebagian besar disimpan di Bank Sentral Amerika.
Aset tersebut merupakan bantuan asing untuk anggaran pemerintah Afghanistan untuk membiayai layanan kesehatan, sekolah, pabrik, dan kementerian. Kondisi tersebut diperburuk dengan pandemi COVID-19 serta kekurangan perawatan kesehatan, kekeringan, dan kekurangan gizi.
"Kurangnya dana jelas menyebabkan lonjakan angka kemiskinan. Sebab itu, kami menuntut dicairkannya aset dan dicabutnya sanksi terhadap Afghanistan. Aset itu harus diberikan sepenuhnya untuk pemulihan ekonomi, layanan kesehatan dan pendidikan masyarakat di negeri tersebut," ujarnya.
Baca juga: UNICEF Akan Bayar Tunggakan Gaji Guru di Afghanistan
Amerika telah menutup akses rezim Taliban terhadap aset Afghanistan senilai sekitar USD 9,5 miliar, yang sebagian besar disimpan di Bank Sentral Amerika.
Aset tersebut merupakan bantuan asing untuk anggaran pemerintah Afghanistan untuk membiayai layanan kesehatan, sekolah, pabrik, dan kementerian. Kondisi tersebut diperburuk dengan pandemi COVID-19 serta kekurangan perawatan kesehatan, kekeringan, dan kekurangan gizi.
"Kurangnya dana jelas menyebabkan lonjakan angka kemiskinan. Sebab itu, kami menuntut dicairkannya aset dan dicabutnya sanksi terhadap Afghanistan. Aset itu harus diberikan sepenuhnya untuk pemulihan ekonomi, layanan kesehatan dan pendidikan masyarakat di negeri tersebut," ujarnya.
Lihat Juga :