Capai Puluhan Ton, 2 Paket Senjata AS yang Dipasok ke Ukraina Dirahasiakan

Selasa, 25 Januari 2022 - 13:36 WIB
Tak hanya bantuan senjata, AS diketahui telah mengerahkan pasukan khusus untuk melatih tentara Ukraina, namun jumlah personel elite itu belum terungkap.

Pentagon bahkan bersiap menyiagakan sekitar 8.500 tentara AS jika NATO mengaktifkan Pasukan Responsnya atau jika situasi keamanan di Eropa semakin memburuk.

Juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan ribuan tentara, terutama pasukan darat yang dapat membawa sejumlah kemampuan ke daratan Eropa jika diperlukan, juga disertai pasokan logistik, medis, penerbangan, intelijen, pengawasan dan pengintaian, transportasi.

"Keputusan sekarang telah dibuat untuk menempatkan unit-unit ini dalam siaga lebih tinggi, dan hanya siaga lebih tinggi. Tidak ada keputusan yang dibuat untuk mengerahkan pasukan dari Amerika Serikat saat ini," kata Kirby.

"Amerika Serikat akan menjaga koordinasi yang erat dengan sekutu dan mitra, karena kami terus meninjau postur kekuatan kami dan membuat keputusan mengenai pergerakan pasukan ke dan di dalam Eropa,” ujarnya.

Pemerintah Presiden Joe Biden sudah mengancam akan menjatuhkan sanksi sangat keras terhadap Rusia jika nekat menginvasi Ukraina. Namun, itu baru sebatas ancaman.

Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken membela keengganan pemerintah untuk menjatuhkan sanksi terhadap Rusia secara terburu-buru, meskipun Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak AS dan sekutunya untuk menghukum Moskow.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!