Ribuan Guru Iran Gelar Protes di 100 Kota Tuntut Kenaikan Gaji
Jum'at, 24 Desember 2021 - 04:49 WIB
Aksi demo guru di Iran menuntut kenaikan gaji. FOTO/women.ncr.iran
TEHERAN - Guru-guru di Iran menggelar aksi protes di 100 kota, Kamis (23/12/2021). Mereka memprotes upah rendah serta meminta perbaikan kondisi kerja. Protes digelar di Teheran, Karaj, Javanrud, Tabri, Bandar Abbas, Masyhad, dan sejumlah kota lainnya.
Para pengunjuk rasa memegang spanduk menuntut agar guru yang dipenjara dibebaskan dan upah serta kondisi kerja dinaikkan. Salah satu tanda yang terlihat di foto-foto dari protes berbunyi "Mengabaikan pendidikan berarti mengabaikan masa depan negara dan kaum muda."
Baca: Militer Iran Gelar Latihan Gabungan di Dekat Pembangkit Nuklir Bushehr
Seperti dilaporkan Jpost, bentrokan dilaporkan terjadi antara guru dengan pasukan keamanan Iran di Shiraz dan Teheran. Dewan Koordinasi Asosiasi Kebudayaan Iran mengklaim bahwa lebih dari seratus guru dan aktivis serikat pekerja dipanggil oleh badan keamanan pada minggu lalu dan diancam dalam upaya untuk mencegah pecahnya demonstrasi.
Sejumlah guru dan aktivis yang memprotes telah ditangkap dan dipenjara sejak protes dimulai beberapa bulan lalu. Salah satu guru yang ditangkap telah dibebaskan, tetapi serikat guru masih berjuang untuk pembebasan guru-guru lain yang dipenjara dan untuk mengakhiri interogasi dan pengadilan terhadap aktivis serikat pekerja.
Dewan Koordinasi Asosiasi Kebudayaan Iran yang mendukung protes para guru telah menyatakan kemarahannya bahwa anggaran militer dan lembaga-lembaga lain telah berlipat ganda, sementara anggaran untuk guru dan mata pencaharian mayoritas masyarakat, termasuk tokoh budaya, telah diabaikan.
Para pengunjuk rasa memegang spanduk menuntut agar guru yang dipenjara dibebaskan dan upah serta kondisi kerja dinaikkan. Salah satu tanda yang terlihat di foto-foto dari protes berbunyi "Mengabaikan pendidikan berarti mengabaikan masa depan negara dan kaum muda."
Baca: Militer Iran Gelar Latihan Gabungan di Dekat Pembangkit Nuklir Bushehr
Seperti dilaporkan Jpost, bentrokan dilaporkan terjadi antara guru dengan pasukan keamanan Iran di Shiraz dan Teheran. Dewan Koordinasi Asosiasi Kebudayaan Iran mengklaim bahwa lebih dari seratus guru dan aktivis serikat pekerja dipanggil oleh badan keamanan pada minggu lalu dan diancam dalam upaya untuk mencegah pecahnya demonstrasi.
Sejumlah guru dan aktivis yang memprotes telah ditangkap dan dipenjara sejak protes dimulai beberapa bulan lalu. Salah satu guru yang ditangkap telah dibebaskan, tetapi serikat guru masih berjuang untuk pembebasan guru-guru lain yang dipenjara dan untuk mengakhiri interogasi dan pengadilan terhadap aktivis serikat pekerja.
Dewan Koordinasi Asosiasi Kebudayaan Iran yang mendukung protes para guru telah menyatakan kemarahannya bahwa anggaran militer dan lembaga-lembaga lain telah berlipat ganda, sementara anggaran untuk guru dan mata pencaharian mayoritas masyarakat, termasuk tokoh budaya, telah diabaikan.
Lihat Juga :