Israel Tunda Pembangunan Proyek Permukiman di Yerusalem Timur

Sabtu, 27 November 2021 - 17:30 WIB
Baca: Yordania Akan Pasok Listrik ke Rumah-rumah di Permukiman Ilegal Israel

Setelah persetujuan pemerintah kota, pejabat Departemen Luar Negeri AS menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap rencana tersebut bahkan setelah pejabat Israel menjelaskan bahwa kemajuan itu hanya awal, dan persetujuan akhir dapat memakan waktu berbulan-bulan jika tidak bertahun-tahun, ToI melaporkan.

Kemungkinan kebangkitan proyek Atarot terjadi di tengah kemajuan Israel dari proyek konstruksi kontroversial lainnya di dalam dan sekitar Yerusalem. Bulan lalu, pengambilalihan tanah publik untuk lingkungan Givat HaMatos yang kontroversial telah disetujui oleh komite perencanaan Yerusalem, menurut ToI.

Sebuah panel Israel juga mengajukan rencana pada bulan April tahun ini untuk membangun 540 unit tempat tinggal di wilayah Har Homa di Yerusalem timur yang kontroversial.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!