Negara-negara Ini Punya Pasukan yang Berjaga di Selat Hormuz
Kamis, 14 Oktober 2021 - 05:01 WIB
Kapal ini digunakan sebagai formasi kawanan yang bisa muncul dimana saja di daerah tersebut. Kapal ini juga dilengkapi dengan senapan mesin berat dan peluncur roket.
Tidak hanya itu, pakar juga mempercayai bahwa Iran telah mengembangkan drone laut yang dapat memuat bahan peledak dan berkecepatan tinggi saat diluncurkan. Drone yang bernama Ya Mahdi ini dapat dikendalikan secara jarak jauh.
2. Amerika Serikat
Menanggapi beberapa serangan Iran, Pentagon mengirimkan 14.000 tentara Amerika Serikat (AS) termasuk pesawat tempur, dan system rudal patriot. Pasukan tambahan ini juga meningkatkan tenaga kerja di kapal perang AS di Selat Homuz.
Selain itu, untuk meningkatkan perlindungan dan pengawasan Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb, AS membentuk cincin keamanan maritim internasional yang disebut sebagai Operasi Sentinel. Pengawasan juga dilakukan melalui lalu lintas udara.
3. Inggris
Kejadian Iran menyita kapal minyak berbendera Inggris di selat Hormuz pada 19 Juli 2019 lalu menyebabkan Inggris mengajak negara sekutunya di Eropa untuk membentuk aliansi maritime baru.
Tidak hanya itu, pakar juga mempercayai bahwa Iran telah mengembangkan drone laut yang dapat memuat bahan peledak dan berkecepatan tinggi saat diluncurkan. Drone yang bernama Ya Mahdi ini dapat dikendalikan secara jarak jauh.
2. Amerika Serikat
Menanggapi beberapa serangan Iran, Pentagon mengirimkan 14.000 tentara Amerika Serikat (AS) termasuk pesawat tempur, dan system rudal patriot. Pasukan tambahan ini juga meningkatkan tenaga kerja di kapal perang AS di Selat Homuz.
Selain itu, untuk meningkatkan perlindungan dan pengawasan Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb, AS membentuk cincin keamanan maritim internasional yang disebut sebagai Operasi Sentinel. Pengawasan juga dilakukan melalui lalu lintas udara.
3. Inggris
Kejadian Iran menyita kapal minyak berbendera Inggris di selat Hormuz pada 19 Juli 2019 lalu menyebabkan Inggris mengajak negara sekutunya di Eropa untuk membentuk aliansi maritime baru.
Lihat Juga :