Korut Tembakkan Rudal Jelajah Strategis, AS Sebut Ancaman
Senin, 13 September 2021 - 11:22 WIB
Komando Indo-Pasifik militer AS menyampaikan kecaman atas manuver rudal terbaru Pyongyang. "Kegiatan ini menyoroti fokus berkelanjutan [Korea Utara] pada pengembangan program militernya dan ancaman yang ditimbulkan [kepada] tetangganya dan komunitas internasional," kata komando tersebut, seperti dikutip Reuters.
Manuver militer rezim Kim Jong-un ini adalah kegiatan uji coba senjata pertama yang diketahui sejak Maret lalu. Negara itu sebelumnya juga melakukan uji coba rudal jelajah tepat setelah Presiden AS Joe Biden menjabat pada Januari lalu.
Tes misil terbaru tidak melibatkan rudal balistik, yang dapat digunakan untuk membawa hulu ledak nuklir besar, sehingga tidak dilarang di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB.
Sebuah foto di surat kabar Rodong Sinmun menunjukkan rudal dalam penerbangan dan diluncurkan dari peluncur mobile.
"Ini akan menjadi rudal jelajah pertama di Korea Utara yang secara eksplisit ditunjuk sebagai peran 'strategis'," kata Ankit Panda, seorang fellow senior di Carnegie Endowment for International Peace yang berbasis di AS, kepada Reuters.
"Ini adalah eufemisme umum untuk sistem berkemampuan nuklir."
Manuver militer rezim Kim Jong-un ini adalah kegiatan uji coba senjata pertama yang diketahui sejak Maret lalu. Negara itu sebelumnya juga melakukan uji coba rudal jelajah tepat setelah Presiden AS Joe Biden menjabat pada Januari lalu.
Tes misil terbaru tidak melibatkan rudal balistik, yang dapat digunakan untuk membawa hulu ledak nuklir besar, sehingga tidak dilarang di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB.
Sebuah foto di surat kabar Rodong Sinmun menunjukkan rudal dalam penerbangan dan diluncurkan dari peluncur mobile.
"Ini akan menjadi rudal jelajah pertama di Korea Utara yang secara eksplisit ditunjuk sebagai peran 'strategis'," kata Ankit Panda, seorang fellow senior di Carnegie Endowment for International Peace yang berbasis di AS, kepada Reuters.
"Ini adalah eufemisme umum untuk sistem berkemampuan nuklir."
Lihat Juga :