Dulu Pimpin Invasi AS ke Afghanistan, Kini Bush Ungkap 'Kesedihan Mendalam'
Rabu, 18 Agustus 2021 - 07:53 WIB
Pernyataan itu muncul setelah Taliban menyerbu Kabul dan kembali berkuasa di Afghanistan.
Baca juga: Pemimpin Taliban ‘Pulang Kampung’, Sumpah Tak Balas Dendam dan Hormati Wanita
Puluhan ribu orang telah mencoba melarikan diri dari kekuasaan Taliban karena banyak yang takut Taliban akan membalas dendam setelah 20 tahun pemerintahan yang didukung AS.
Penerbangan evakuasi dari Afghanistan menjadi kacau ketika ribuan orang mengerumuni landasan pacu bandara Kabul, beberapa orang bergelantungan di roda pesawat militer AS saat meluncur untuk lepas landas.
"Laura dan saya telah menyaksikan peristiwa tragis yang terjadi di Afghanistan dengan kesedihan yang mendalam," ungkap Bush.
“Hati kami berat untuk rakyat Afghanistan yang telah sangat menderita dan untuk Amerika serta sekutu NATO yang telah berkorban begitu banyak,” papar Bush.
Baca juga: Pemimpin Taliban ‘Pulang Kampung’, Sumpah Tak Balas Dendam dan Hormati Wanita
Puluhan ribu orang telah mencoba melarikan diri dari kekuasaan Taliban karena banyak yang takut Taliban akan membalas dendam setelah 20 tahun pemerintahan yang didukung AS.
Penerbangan evakuasi dari Afghanistan menjadi kacau ketika ribuan orang mengerumuni landasan pacu bandara Kabul, beberapa orang bergelantungan di roda pesawat militer AS saat meluncur untuk lepas landas.
"Laura dan saya telah menyaksikan peristiwa tragis yang terjadi di Afghanistan dengan kesedihan yang mendalam," ungkap Bush.
“Hati kami berat untuk rakyat Afghanistan yang telah sangat menderita dan untuk Amerika serta sekutu NATO yang telah berkorban begitu banyak,” papar Bush.
Lihat Juga :