Indahnya Fenomena Cuaca Arab Saudi seperti Negeri di Atas Awan
Sabtu, 31 Juli 2021 - 00:02 WIB
Fenomena cuaca di mana kabut dan awan rendah terbentuk di bawah pegunungan di wilayah Asir, Arab Saudi, terlihat indah. Foto-foto/SPA
ASIR - Fenomena cuaca di mana awan rendah menggantung di bawah pegunungan di wilayah Asir, Arab Saudi , menarik ratusan pendaki dan turis lokal berdatangan. Mereka menikmati pemandangan "negeri di atas awan" saat musim panas saat ini.
Baca juga: Agustus, Wisatawan yang Telah Divaksin Bisa Kunjungi Arab Saudi
Pakar iklim, Profesor Abdullah al-Misnad, mengatakan kepada Saudi Press Agency (SPA)bahwa penjelasan ilmiah untuk fenomena ini terkait dengan mekanisme pembentukan kabut dan awan.
“Mekanisme pembentukannya hampir sama, tetapi kabut berada tepat di atas permukaan bumi, sedangkan awan tinggi di langit, dan karena puncak Pegunungan Sarawat berada di atas 2.000 meter di atas permukaan laut, sebagian mereka adalah 2.500 meter, dan beberapa di antaranya sekitar 3.000 meter, puncak-puncak ini dikelilingi oleh lembah-lembah yang dalam yang kadang-kadang membentuk di atasnya awan rendah—ketika kondisinya terpenuhi—yang kadang-kadang menyentuh puncak gunung-gunung tinggi, seperti al-Sawdah Park,” kata al-Misnad yang dilansir Jumat (30/7/2021).
Baca juga: Agustus, Wisatawan yang Telah Divaksin Bisa Kunjungi Arab Saudi
Pakar iklim, Profesor Abdullah al-Misnad, mengatakan kepada Saudi Press Agency (SPA)bahwa penjelasan ilmiah untuk fenomena ini terkait dengan mekanisme pembentukan kabut dan awan.
“Mekanisme pembentukannya hampir sama, tetapi kabut berada tepat di atas permukaan bumi, sedangkan awan tinggi di langit, dan karena puncak Pegunungan Sarawat berada di atas 2.000 meter di atas permukaan laut, sebagian mereka adalah 2.500 meter, dan beberapa di antaranya sekitar 3.000 meter, puncak-puncak ini dikelilingi oleh lembah-lembah yang dalam yang kadang-kadang membentuk di atasnya awan rendah—ketika kondisinya terpenuhi—yang kadang-kadang menyentuh puncak gunung-gunung tinggi, seperti al-Sawdah Park,” kata al-Misnad yang dilansir Jumat (30/7/2021).
Lihat Juga :