Begini Cara Israel Membombardir Reaktor Nuklir Osirak Saddam Hussein 1981
Kamis, 24 Juni 2021 - 00:15 WIB
Dokumen-dokumen yang dirilis pada hari Selasa, beberapa di antaranya dicetak ulang oleh Times of Israel, termasuk sketsa rinci dari pembangkit listrik, serta jalur penerbangan F-16A Falcon Angkatan Udara Israel harus mengambil pendekatan mereka untuk menyerang fasilitas tersebut.
Menurut media tersebut, rilis terhubung dengan proyek digitalisasi oleh Arsip IDF. Rilis itu juga termasuk video dari tahun 2001 yang menampilkan Kolonel Ilan Ramon, pilot F-16 yang memimpin pasukan penyerang dan kemudian menjadi astronaut pertama Israel. Dia meninggal pada tahun 2003, ketika Space Shuttle Columbia pecah saat masuk kembali (re-entry) ke atmosfer, menewaskan semua penumpang.
Reaktor Osirak, dibeli dari Prancis pada 1970-an, sedang dibangun di Pusat Nuklir Al Tuwaitha sekitar 11 mil selatan Ibu Kota Irak, Baghdad. Diharapkan dapat menghasilkan 40 megawatt, reaktor air ringan juga ditakuti sebagai sumber potensial plutonium tingkat senjata, meskipun reaktor jenis itu hanya menghasilkan sejumlah kecil bahan fisil.
Iran, yang telah diserang oleh Irak tahun sebelumnya, juga takut dengan reaktor Osirak dan lebih dari setahun sebelum serangan Israel, pesawat Iran berusaha untuk menghancurkannya. Meski serangan Iran merusak fasilitas lain dan menunda pembukaannya, mereka gagal menghancurkan reaktor itu sendiri.
Baca juga: Hilangkan Citra Keras Wahhabi, Reformasi Arab Saudi ala Pangeran Mohammad bin Salman
Menurut media tersebut, rilis terhubung dengan proyek digitalisasi oleh Arsip IDF. Rilis itu juga termasuk video dari tahun 2001 yang menampilkan Kolonel Ilan Ramon, pilot F-16 yang memimpin pasukan penyerang dan kemudian menjadi astronaut pertama Israel. Dia meninggal pada tahun 2003, ketika Space Shuttle Columbia pecah saat masuk kembali (re-entry) ke atmosfer, menewaskan semua penumpang.
Reaktor Osirak, dibeli dari Prancis pada 1970-an, sedang dibangun di Pusat Nuklir Al Tuwaitha sekitar 11 mil selatan Ibu Kota Irak, Baghdad. Diharapkan dapat menghasilkan 40 megawatt, reaktor air ringan juga ditakuti sebagai sumber potensial plutonium tingkat senjata, meskipun reaktor jenis itu hanya menghasilkan sejumlah kecil bahan fisil.
Iran, yang telah diserang oleh Irak tahun sebelumnya, juga takut dengan reaktor Osirak dan lebih dari setahun sebelum serangan Israel, pesawat Iran berusaha untuk menghancurkannya. Meski serangan Iran merusak fasilitas lain dan menunda pembukaannya, mereka gagal menghancurkan reaktor itu sendiri.
Baca juga: Hilangkan Citra Keras Wahhabi, Reformasi Arab Saudi ala Pangeran Mohammad bin Salman
Lihat Juga :