Rusia Tolak Ultimatum AS Soal Perjanjian Mata-mata Open Skies

Minggu, 24 Mei 2020 - 23:51 WIB
Menteri Luar Negeri AS, Michael Pompeo mendukung penuh langkah Trump. Dia menuturkan sudah sangat jelas bahwa Amerika tidak lagi tertarik untuk tetap menjadi pihak dalam perjanjian tersebut.

Pompeo juga menuduh Rusia berulang kali melanggar perjanjian itu dan menggunakannya untuk melanjutkan tujuan ekspansi dengan menolak mengizinkan penerbangan di atas wilayah Abkhazia dan Ossetia Selatan yang diduduki Rusia dan menegaskan kontrol atas lapangan udara di Crimea.

Perjanjian Open Skies adalah pakta 34 negara yang memungkinkan Amerika Serikat, Rusia dan negara-negara lain untuk menerbangkan pesawat mata-mata mereka di atas wilayah negara penandatangan perjanjian. Tujuannya, untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi peluang kesalahan perhitungan yang berbahaya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!