Jelang Pertemuannya dengan Biden, Erdogan Lancarkan Psywar
Rabu, 02 Juni 2021 - 16:42 WIB
Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan mengirimkan peringatan kepada Presiden AS Joe Biden jelang pertemuan keduanya. Foto/Al Arabiya
ANKARA - Presiden Recep Tayyip Erdogan memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) berisiko kehilangan teman yang berharga jika mencoba menyudutkan Turki . Hal itu diungkapkan Erdogan dua minggu jelang pertemuan pertamanya dengan koleganya dari AS, Joe Biden .
Hubungan AS dan Turki yang sudah tegang semakin memburuk sejak Biden menggantikan sekutu Erdogan , Donald Trump pada Januari lalu, dengan presiden baru itu menyoroti catatan hak asasi manusia Ankara yang mengerikan.
Ketika ditanya tentang hubungan Ankara-Washington dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Turki TRT, Erdogan mengatakan: "Mereka yang menyudutkan Republik Turki akan kehilangan teman yang berharga," ujarnya seperti dikutip dari The New Arab, Rabu (2/6/2021).
Seruan itu juga dilontarkan Erdoganterkait keputusan bersejarah Biden mengakui genosida Armenia oleh Kesultanan Ottoman selama Perang Dunia I, sebuah langkah yang membuat Turki marah karena menolak istilah itu.
Hubungan AS dan Turki yang sudah tegang semakin memburuk sejak Biden menggantikan sekutu Erdogan , Donald Trump pada Januari lalu, dengan presiden baru itu menyoroti catatan hak asasi manusia Ankara yang mengerikan.
Ketika ditanya tentang hubungan Ankara-Washington dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Turki TRT, Erdogan mengatakan: "Mereka yang menyudutkan Republik Turki akan kehilangan teman yang berharga," ujarnya seperti dikutip dari The New Arab, Rabu (2/6/2021).
Seruan itu juga dilontarkan Erdoganterkait keputusan bersejarah Biden mengakui genosida Armenia oleh Kesultanan Ottoman selama Perang Dunia I, sebuah langkah yang membuat Turki marah karena menolak istilah itu.
Lihat Juga :