UPDATE-Korban Tewas di Gaza 132 Orang, di Israel 8 Orang

Sabtu, 15 Mei 2021 - 07:56 WIB
Konflik antara kelompok militan di Gaza dengan militer Israel dipicu oleh rencana rezim Zionis untuk menggusur paksa sejumlah keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur dan menggantinya dengan pemukim Yahudi Israel. Selain itu, serangan pasukan Israel terhadap jamaah di Masjid Al-Aqsa selama Ramadhan lalu juga menyulut konflik yang pecah saat ini.

Sementara itu, Uni Emirat Arab (UEA) menyerukan gencatan senjata. "UEA menyerukan kepada semua pihak untuk segera mengambil langkah untuk berkomitmen pada gencatan senjata, memulai dialog politik, dan melakukan pengekangan maksimum," kata Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed al Nahyan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Emirates News Agency(WAM).

"UEA khawatir dengan meningkatnya kekerasan di Israel dan Palestina," ujarnya.

UEA menormalisasi hubungannya dengan Israel tahun lalu sebagai bagian dari Abraham Accords, yang ditengahi oleh pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump.

Negara Teluk lainnya, Bahrain, juga mengomentari kekerasan baru-baru ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!