Telepon Gedung Putih Berkali-kali, Pria Ini Ancam Bunuh Presiden Biden
Sabtu, 13 Februari 2021 - 00:00 WIB
Reeves tetap ditahan setelah sidang pada Kamis waktu Amerika. Pengacara Reeves tidak segera membalas pesan telepon atau email pada Kamis malam.
Jaksa distrik setempat, Andrew Murray, mengarakan hukuman maksimum bagi orang yang mengancam presiden adalah lima tahun penjara dan denda USD250.000.
Menurut dokumen pengaduan, Reeves memiliki catatan kriminal sejak tahun 2009, ketika ia didakwa melakukan perampokan, dan baru-baru ini didakwa melanggar perintah tentang kekerasan dan "Penggunaan Nomor Telepon 911 yang Melanggar Hukum".
Baca juga: Ilmuwan Nuklir Iran Disebut Dihabisi Mossad dengan Senjata 1 Ton
Menurut pengaduan tersebut, ketika seorang agen Secret Service menelepon Reeves pada 1 Februari untuk menanyakan tentang ancaman yang dia buat dalam panggilan telepon ke Gedung Putih pada 28 Januari, Reeves mengatakan bahwa dia berencana untuk "memenggal kepala".
Kemudian, beberapa menit kemudian, Reeves menelepon agen Secret Service yang sama dan mengulangi ancaman tersebut. "Reeves menyatakan dia akan membunuh semua orang,” bunyi dokumen pengaduan tersebut. "Dia kemudian menyatakan dia akan membunuh semua orang jika dia memiliki mobil, kemudian senjata, dan izin keamanan sehingga dia bisa cukup dekat
Jaksa distrik setempat, Andrew Murray, mengarakan hukuman maksimum bagi orang yang mengancam presiden adalah lima tahun penjara dan denda USD250.000.
Menurut dokumen pengaduan, Reeves memiliki catatan kriminal sejak tahun 2009, ketika ia didakwa melakukan perampokan, dan baru-baru ini didakwa melanggar perintah tentang kekerasan dan "Penggunaan Nomor Telepon 911 yang Melanggar Hukum".
Baca juga: Ilmuwan Nuklir Iran Disebut Dihabisi Mossad dengan Senjata 1 Ton
Menurut pengaduan tersebut, ketika seorang agen Secret Service menelepon Reeves pada 1 Februari untuk menanyakan tentang ancaman yang dia buat dalam panggilan telepon ke Gedung Putih pada 28 Januari, Reeves mengatakan bahwa dia berencana untuk "memenggal kepala".
Kemudian, beberapa menit kemudian, Reeves menelepon agen Secret Service yang sama dan mengulangi ancaman tersebut. "Reeves menyatakan dia akan membunuh semua orang,” bunyi dokumen pengaduan tersebut. "Dia kemudian menyatakan dia akan membunuh semua orang jika dia memiliki mobil, kemudian senjata, dan izin keamanan sehingga dia bisa cukup dekat
Lihat Juga :