Wuhan Revisi Korban Maut COVID-19, dari 2.579 Jadi 3.869 Orang

Jum'at, 17 April 2020 - 13:28 WIB
Media pemerintah, CCTV, melaporkan bahwa pemerintah sedang merevisi angka sesuai dengan hukum, dan mengutip tim operasi pemerintah khusus yang mengawasi upaya penanggulangan epidemi di Wuhan.

"Angka coronavirus tidak hanya menyangkut kesehatan dan kehidupan masyarakat , tetapi juga kredibilitas pemerintah. Revisi angka-angka tidak hanya melindungi hak-hak warga negara...itu juga menunjukkan rasa hormat pemerintah terhadap setiap individu," bunyi siaran media pemerintah tersebut.

Revisi ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump secara langsung menuduh China berbohong tentang jumlah kematian di negara itu dan meluncurkan penyelidikan apakah virus itu berasal dari laboratorium di Wuhan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan Beijing perlu berterus terang atas apa yang mereka ketahui terkait sumber virus pembunuh tersebut.

Data yang dilaporkan worldometers pada Jumat (17/4/2020) pukul 13.20 WIB, China daratan secara nasional memiliki 82.692 kasus COVID-19. Jumlah orang yang meninggal 4.632 orang dan pasien yang disembuhkan 77.944 orang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!