Arab Saudi Eksekusi Mati 27 Orang Sepanjang 2020
Selasa, 19 Januari 2021 - 09:08 WIB
Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MBS), yang menjabat sebagai penguasa sehari-hari kerajaan, berbicara di depan umum tentang penghapusan hukuman mati untuk beberapa kejahatan dua tahun lalu. Pada bulan April, pemerintah mengumumkan bahwa anak di bawah umur tidak lagi menghadapi hukuman mati dalam kasus-kasus tertentu.
Seorang pejabat Saudi mengatakan kepada The Washington Post pada bulan Agustus lalu bahwa kerajaan sedang dalam proses merevisi hukuman untuk kejahatan terkait narkoba dan bahwa keputusan untuk menghapus hukuman mati untuk pelanggaran semacam itu diharapkan segera terjadi.
Menurut Reprieve, hampir 40 persen dari sekitar 800 eksekusi mati yang dilakukan di kerajaan selama lima tahun terakhir adalah untuk kejahatan seperti perdagangan narkoba.
Baca juga: Jelang Pelantikan Biden, Toko Senjata Seluruh AS Kewalahan Penuhi Permintaan
Namun berbulan-bulan kemudian, pemerintah Saudi belum mengumumkan perubahan resmi dalam hukuman untuk pelanggaran terkait narkoba dan belum menerbitkan dekrit kerajaan yang akan meresmikan moratorium eksekusi anak.
Menurut kelompok tersebut, setidaknya tiga orang dihukum mati di Arab Saudi karena kejahatan yang diduga dilakukan ketika mereka masih remaja. Mereka memperingatkan bahwa jumlah orang yang dihukum mati bisa meningkat lagi tahun ini.
Seorang pejabat Saudi mengatakan kepada The Washington Post pada bulan Agustus lalu bahwa kerajaan sedang dalam proses merevisi hukuman untuk kejahatan terkait narkoba dan bahwa keputusan untuk menghapus hukuman mati untuk pelanggaran semacam itu diharapkan segera terjadi.
Menurut Reprieve, hampir 40 persen dari sekitar 800 eksekusi mati yang dilakukan di kerajaan selama lima tahun terakhir adalah untuk kejahatan seperti perdagangan narkoba.
Baca juga: Jelang Pelantikan Biden, Toko Senjata Seluruh AS Kewalahan Penuhi Permintaan
Namun berbulan-bulan kemudian, pemerintah Saudi belum mengumumkan perubahan resmi dalam hukuman untuk pelanggaran terkait narkoba dan belum menerbitkan dekrit kerajaan yang akan meresmikan moratorium eksekusi anak.
Menurut kelompok tersebut, setidaknya tiga orang dihukum mati di Arab Saudi karena kejahatan yang diduga dilakukan ketika mereka masih remaja. Mereka memperingatkan bahwa jumlah orang yang dihukum mati bisa meningkat lagi tahun ini.
Lihat Juga :