Profesor Harvard Sebut Alien 'Kunjungi' Bumi pada 2017
Minggu, 03 Januari 2021 - 22:09 WIB
Dia mengatakan, objek itu sangat terang, setidaknya 10 kali lebih reflektif daripada asteroid atau komet pada umumnya. Tapi, masalah utama yang membuat Loeb percaya bahwa itu adalah benda buatan dan lintasannya yang tidak biasa di dekat bintang kita.
"Alih-alih melambat ketika semakin jauh dari Matahari, Oumuamua sedikit mempercepat, tetapi pada tingkat yang sangat signifikan secara statistik. Hal ini mungkin terjadi pada komet, karena panas dari bintang melepaskan gas beku dari permukaannya, yang bertindak seperti mesin roket, tetapi dalam kasus ini, Oumuamua seharusnya meninggalkan "ekor" yang khas," ungkapnya.
Dia berspekulasi bahwa objek tersebut bisa jadi adalah probe berbentuk cakram atau bagian dari "sampah luar angkasa", yang dilepaskan oleh makhluk luar angkasa. ( Baca juga: Kambing Hitamkan Alien, Akhirnya Pembuat Monolit Misterius Terkuak )
"Satu-satunya cara untuk mencari (peradaban alien) adalah dengan mencari sampah mereka, seperti jurnalis investigasi yang memeriksa sampah selebriti," tukas Loeb.
"Alih-alih melambat ketika semakin jauh dari Matahari, Oumuamua sedikit mempercepat, tetapi pada tingkat yang sangat signifikan secara statistik. Hal ini mungkin terjadi pada komet, karena panas dari bintang melepaskan gas beku dari permukaannya, yang bertindak seperti mesin roket, tetapi dalam kasus ini, Oumuamua seharusnya meninggalkan "ekor" yang khas," ungkapnya.
Dia berspekulasi bahwa objek tersebut bisa jadi adalah probe berbentuk cakram atau bagian dari "sampah luar angkasa", yang dilepaskan oleh makhluk luar angkasa. ( Baca juga: Kambing Hitamkan Alien, Akhirnya Pembuat Monolit Misterius Terkuak )
"Satu-satunya cara untuk mencari (peradaban alien) adalah dengan mencari sampah mereka, seperti jurnalis investigasi yang memeriksa sampah selebriti," tukas Loeb.
(esn)
Lihat Juga :