Dokter di Meksiko Masuk Unit Perawatan Intensif Setelah Disuntik Vaksin Pfizer
Minggu, 03 Januari 2021 - 11:44 WIB
Seorang dokter di Meksiko dilarikan ke unit perawatan intensif setelah disuntik vaksin COVID-19 buatan Pfizer-BionTech. Foto/Ilustrasi
MEXICO CITY - Seorang dokter di Meksiko yang menerima vaksin Pfizer untuk melawan virus COVID-19 , dirawat di unit perawatan intensif setelah mengalami kejang-kejang, kesulitan bernapas, dan kemungkinan encephalomyelitis. Demikian pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Meksiko pada Sabtu waktu setempat.
"Dokter berusia 32 tahun yang menerima vaksin COVID-19 Pfizer dirawat di unit perawatan intensif setelah mengalami ruam, kejang, kelemahan otot dan kesulitan bernapas dalam waktu setengah jam setelah vaksinasi," kata Kementerian Kesehatan Meksiko seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (3/1/2021).
Penyebab reaksi, yang terjadi ketika dokter masih dalam area observasi setelah inokulasi, saat ini sedang diselidiki.
Menurut Kementerian Kesehatan Meksiko, diagnosis awal adalah ensefalomielitis yaitu radang otak dan sumsum tulang belakang yang tersebar di beberapa tempat.
"Dokter berusia 32 tahun yang menerima vaksin COVID-19 Pfizer dirawat di unit perawatan intensif setelah mengalami ruam, kejang, kelemahan otot dan kesulitan bernapas dalam waktu setengah jam setelah vaksinasi," kata Kementerian Kesehatan Meksiko seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (3/1/2021).
Penyebab reaksi, yang terjadi ketika dokter masih dalam area observasi setelah inokulasi, saat ini sedang diselidiki.
Menurut Kementerian Kesehatan Meksiko, diagnosis awal adalah ensefalomielitis yaitu radang otak dan sumsum tulang belakang yang tersebar di beberapa tempat.
Lihat Juga :