Negara dengan Dana Kekayaan Terbesar di Dunia, Tebak Siapa yang Paling Tajir

Minggu, 06 Desember 2020 - 11:26 WIB
Pernah mendengar istilah Dana Kekayaan Berdaulat? Secara sederhana istilah ini didefinisikan sebagai dana atau badan investasi milik negara. Ilustrasi/Masyhudi
PERNAH mendengar istilah Dana Kekayaan Berdaulat ? Secara sederhana istilah ini didefinisikan sebagai dana atau badan investasi milik negara. Dana kekayaan berdaulat merupakan bentuk investasi suatu negara untuk mendapatkan manfaat fiskal bagi warganya dalam jangka panjang. Menurut Sovereign Wealth Fund Institute (SWFI), 40 dana kekayaan negara saat ini diperkirakan berjumlah USD7 triliun, dengan lebih dari setengahnya berasal dari pendapatan minyak.

(Baca juga : Kerumunan Massa Jarah Perlengkapan Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon )



1. Government Pension Fund – Global



Jumlah :USD882 miliar

Negara : Norwegia

Tahun didirikan : 1990

Dana kekayaan Norwegia ini diciptakan untuk mengumpulkan laba surplus yang diperoleh dari industri perminyakan Norwegia. Itu dikenal sampai 2006 sebagai Dana Minyak Norwegia. Meskipun disebut dana pensiun, ia tidak mendapatkan dukungan dari pensiunan, tetapi lebih pada keuntungan minyak. Dana tersebut dikelola oleh perusahaan Manajemen Investasi Bank Norges, dengan pengertian bahwa tujuannya adalah untuk mendukung negara di masa pasca-minyak. (Baca: 10 Lagu Rock Terpanjang yang Pernah Dirilis)

2. Abu Dhabi Investment Authority



Jumlah :USD773 miliar

Negara : Uni Emirat Arab

Tahun didirikan : 1976

Abu Dhabi Investment Authority (Otoritas Investasi Abu Dhabi/ADIA) menerima mayoritas pendanaannya dari Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi dan anak perusahaannya. Sebanyak 70% dari pembayaran ke dana tersebut dikirim ke ADIA sementara 30% sisanya dikirim ke dana lain, Dewan Investasi Abu Dhabi. ADIA berinvestasi dalam spektrum aset dan wilayah yang luas.

(Baca juga : Trump Klaim AS Miliki Rudal Hipersonik Terkuat di Dunia )

3. China Investment Corporation



Jumlah :USD746,7 miliar

Negara : China

Tahun didirikan : 2007

China Investment Corporation (CIC) adalah perusahaan yang sepenuhnya milik negara yang memperoleh pendanaan dari mengelola sebagian cadangan devisa China. Pada 2015, cadangan devisa negeri tirai bamboo mencapai USD3,65 triliun, menjadikannya cadangan devisa terbesar di dunia. CIC menginvestasikan hampir setengah dari dana di ekuitas publik, dengan lebih dari seperempat uang disalurkan ke investasi jangka panjang. Hampir setengah dari investasi ekuitas publiknya dilakukan di AS sementara sepertiganya diinvestasikan di negara maju non-AS. (Baca juga: 5 Senjata Api Termahal di Dunia, Mau Tahu Keistimewaanya?)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!