Rezim Kim Jong-un Dicurigai Latih Lumba-Lumba sebagai Tentara Perang

Jum'at, 13 November 2020 - 16:00 WIB
Citra satelit menunjukkan lokasi yang diduga sebagai tempat pelatihan lumba-lumba untuk militer Korea Utara. Foto/USNI
WASHINGTON - Rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korea Utara (Korut) dicurigai telah melatih lumba-lumba sebagai tentara perang. Kecurigaan tersebut muncul dari citra satelit yang diperoleh United States Naval Institute (USNI).

Menurut analisa citra satelit oleh USNI, Korea Utara terindikasi melatih lumba-lumba sebagai bagian dari Angkatan Laut-nya.



Gambar-gambar satelit menunjukkan kandang hewan mengambang di perairan keruh, antara galangan kapal dan dermaga pemuatan batu bara, dengan kapal perang berpangkalan di dekatnya.

Menurut analisa USNI, program Korea Utara itu diduga dimulai setidaknya pada Oktober 2015.

Pangkalan lain lebih jauh ke sungai di pinggir kota negara tersebut juga terindikasi menjadi tempat pembiakan lumba-lumba.

Angkatan Laut AS memelopori penggunaan mamalia laut, termasuk lumba-lumba dan singa laut, untuk keperluan militer—seperti melihat ranjau dan menemukan perenang musuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!