Navalny Sesalkan Sikap 'Dingin' Trump atas Insiden Peracunan Dirinya

Senin, 19 Oktober 2020 - 18:41 WIB
Tokoh oposisi Rusia, Alexei Navalny menyesalkan kurangnya reaksi dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terkait dugaan insiden peracunan dirinya. Foto/REUTERS
BERLIN - Tokoh oposisi Rusia , Alexei Navalny menyesalkan kurangnya reaksi dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terkait dugaan insiden peracunan dirinya. Trump memang jauh lebih diam dibanding pemimpin Eropa terkait insiden peracunanNavalny.

Berbicara saat melakukan wawancara dengan CBS, Navalny ditanya mengenai apakah penting bagi dirinya bahwa Trump mengutuk insiden ini. Navalny mengatakan bahwa Trump mungkin seharusnya menjadi yang pertama melakukannya.



"Saya pikir sangat penting bahwa setiap orang, tentu saja, termasuk dan mungkin pertama-tama, Presiden AS, sangat menentang penggunaan senjata kimia di abad 21," kata Navalny dalam wawancara tersebut. ( Lihat grafis: JIka Kalah, Trump Jamin Transfer Kekuasaan Berlangsung Damai )

Dalam wawancara tersebut, dia kembali menuduh Presiden Rusia, Vladimir Putin berada di balik peracunan dirinya. Meskipun demikian, Navalny tidak bisa memberikan bukti atau penjelasan rinci mengenai tudingannya itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!